
Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan.
Mengutip Strait Times, seorang mahasiswa dari Guangxi University di Nanning membeli dua porsi luosifen atau mi siput dari sebuah toko mi di pusat kota Guangxi Zhuang.
Luosifen yang merupakan mi kuah dengan potongan siput dan daging babi, adalah menu spesial di wilayah selatan China tersebut.
Mahasiswa yang tidak ingin disebutkan namanya itu membeli dua porsi mi untuk dibawa pulang, dan kemudian memberikan salah satunya pada teman sekamarnya di asrama.
Lihat juga:Jepang Kirim Ribuan Boneka ke 'Alam Baka' |
mMeskipun demikian, otoritas setempat langsung menggeledah restoran yang menjual mi itu, dan menemukan bahwa tempat penyimpanan makanan di rumah makan tersebut tidak higienis.
South China Morning Post melaporkan restoran itu kemudian ditutup paksa setelah diminta melakukan pembersihan menyeluruh.
Adapun pemiliknya, yang juga memiliki kedai bakpao, tidak diminta pertanggungjawaban atas insiden ular dalam mi tersebut. Otoritas setempat menyebut tidak ada bukti yang mengaitkan sang pemilik restoran dengan insiden itu.