.jpeg&w=3840&q=75)
Uzone.id - BAIC akhirnya jualan mobil listrik di Indonesia dengan meluncurkan T1. Mobil listrik ini masuk ke segmen hatchback crossover EV yang siap melantai di GIIAS 2026.
Dhani Yahya selaku CEO PT JIO Distribusi Indonesia mengatakan hadirnya BAIC T1 jadi langkah strategis pihaknya dalam memasuki era New Energy Vehicle (NEV)."Pertumbuhan pasar kendaraan listrik murni (BEV) di Indonesia mencapai 78 persen menunjukkan New Energy Vehicle bukan lagi sekedar tren, melainkan arah masa depan industri otomotif," ujar Dhani di Tangerang, Kamis (8/7).'
BAIC T1 punya desain sebuah hatchback ala Eropa, berkat adanya kerja sama antara BAIC dengan Mercedes-Benz. Bisa dilihat lampu utamanya yang ganteng banget dan desain belakang yang penuh nuansa hatchback Eropa dengan desain yang cukup agresif.
Di sampingnya, BAIC T1 dilengkapi dengan kaki-kaki berukuran 18 inci, konfigurasi ini diklaim sebagai pelek terbesar untuk kelas hatchback EV.
Masuk ke interior, BAIC T1 masih memiliki sentuhan-sentuhan Mercedes-Benz, salah satunya adalah aksen jahitan berwarna gold yang kembali memberikan kesan mewah.
Dashboard dari BAIC T1 juga bersih dari tombol-tombol, semua kendali seperti mode berkendara, pengaturan energi, 12 sistem ADAS, sampai fitur Smart Parking Assist semua dikontrol lewat headunit sebesar 12 inci.
Sementara untuk cluster instrumen, BAIC T1 menggunakan layar digital berukuran 8,8 inci yang kompak di balik kemudinya.
Secara spesifikasi, BAIC T1 memiliki motor listrik bertenaga 70 kW atau setara 94 hp dan torsi maksimal 176 Nm.
Motor listrik ini disuplai daya dari baterai LFP berkapasitas 42,3 kWh buatan CALB. Baterai ini bisa menempuh jarak hingga 320 km sampai 425 km, tergantung varian.
Menariknya, BAIC T1 bisa diisi dengan fast charging yang diklaim mengecas dari 30-80 persen hanya butuh waktu 25 menit saja.
BAIC juga membekali T1 dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,5 kW dan Vehicle-to-Vehicle (V2V) untuk mengisi kendaraan listrik lain dalam kondisi darurat.
Dhani mengatakan di tahap awal, BAIC T1 akan dipasarkan lewat skema Completely Built-Up (CBU) dengan harga kompetitif setara Completely Knocked Down (CKD).
Namun pihak PT JIO Distribusi Indonesia mengaku tidak menutup kemungkinan model ini untuk diproduksi secara lokal di masa mendatang.
Soal harganya, BAIC T1 dipasarkan dengan harga prediksi di kisaran Rp300 juta dan memiliki lima varian. Namun harga pastinya baru akan diluncurkan pada ajang GIIAS 2026 nanti.
Meski harga resminya belum meluncur, tapi BAIC sudah membuka keran pemesanan dengan nominal Rp5 juta saja untuk booking fee.