Home
/
Automotive

Akses Sejumlah Gerbang Tol Ditutup Pagi Ini Imbas Demo di DPR

PT Jasa Marga membatasi Tol Dalam Kota Jakarta pada 28 Agustus 2026 karena aksi massa di Gedung DPR/MPR, mengimbau pengemudi mencari rute alternatif.

Akses Sejumlah Gerbang Tol Ditutup Pagi Ini Imbas Demo di DPR

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Lalu lintas Tol Dalam Kota Jakarta dibatasi signifikan pada 28 Agustus 2026 karena aksi massa di Gedung DPR/MPR RI.
  • PT Jasa Marga menutup sejumlah gerbang tol menuju arah Grogol dan Cawang mulai pukul 05.00 WIB.
  • Pengemudi diarahkan untuk menggunakan rute alternatif seperti Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) atau Tol Layang Ir. Wiyoto Wiyono.
  • Aksi demonstrasi melibatkan empat kelompok masyarakat dengan berbagai tuntutan, mulai dari pemberantasan korupsi hingga dukungan program pemerintah.
Uzone.id - Aktivitas lalu lintas di sejumlah ruas Tol Dalam Kota Jakarta terpaksa dibatasi secara signifikan pada Jumat pagi, 28 Agustus 2026. 

Langkah ini diambil oleh PT Jasa Marga sebagai respons langsung terhadap aksi penyampaian aspirasi massa yang berpusat di depan Gedung DPR/MPR RI.



Gerbang Tol yang Ditutup dan Pengalihan Arus

Penutupan gerbang tol dilakukan secara bertahap mulai pukul 05.00 WIB. Akses masuk menuju arah Grogol yang terdampak meliputi Gerbang Tol Cawang, Tebet, Kuningan, serta Senayan. 

Pada periode waktu yang sama, akses masuk untuk arah Cawang juga ditutup, mencakup Gerbang Tol Angke 2, Jalembar 2, Tanjung Duren, Slipi 2, hingga Pejompongan. 

Selain pintu masuk, akses keluar Pejompongan di KM 09+700 arah Grogol juga turut dikunci oleh operator jalan tol.

Sebagai upaya mengurai kepadatan, Jasa Marga menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke rute lain. 

Pengemudi yang hendak melintasi ruas Tol Dalam Kota diarahkan untuk beralih ke Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) maupun Jalan Tol Layang Ir. Wiyoto Wiyono. 

Manajemen Jasa Marga secara tegas mengimbau para pengendara untuk mencari rute alternatif selama penutupan berlangsung. 

"Harap gunakan jalur alternatif," tulis pihak Jasa Marga melalui akun X resminya, dikutip Uzone.id.

Pengalihan arus juga diberlakukan pada Tol Jakarta-Tangerang, di mana kendaraan yang sedianya menuju Slipi dan Cawang diarahkan untuk melintasi jalur Tanjung Priok.

Latar Belakang dan Tuntutan Demonstrasi

Gangguan arus lalu lintas ini merupakan buntut dari rangkaian aksi demonstrasi di kawasan parlemen. 



Sedikitnya terdapat empat kelompok masyarakat yang turun ke jalan hari ini, yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4). 

Kelompok-kelompok tersebut membawa berbagai tuntutan spesifik, mulai dari isu pemberantasan korupsi, pengesahan RUU Perampasan Aset, desakan penurunan harga kebutuhan pokok, hingga pernyataan dukungan terhadap program pemerintah.

FAQ Artikel

Mengapa lalu lintas Tol Dalam Kota Jakarta dibatasi pada 28 Agustus 2026?

Lalu lintas dibatasi secara signifikan sebagai respons langsung terhadap aksi penyampaian aspirasi massa yang berpusat di depan Gedung DPR/MPR RI pada Jumat pagi, 28 Agustus 2026.

Gerbang tol mana saja yang ditutup oleh Jasa Marga?

Akses masuk menuju arah Grogol yang ditutup meliputi Gerbang Tol Cawang, Tebet, Kuningan, dan Senayan. Untuk arah Cawang, gerbang tol yang ditutup mencakup Angke 2, Jalembar 2, Tanjung Duren, Slipi 2, dan Pejompongan. Akses keluar Pejompongan di KM 09+700 arah Grogol juga dikunci.

Apa saja rute alternatif yang disarankan bagi pengendara?

Pengemudi yang hendak melintasi ruas Tol Dalam Kota diarahkan untuk beralih ke Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) maupun Jalan Tol Layang Ir. Wiyoto Wiyono. Untuk kendaraan dari Tol Jakarta-Tangerang menuju Slipi dan Cawang, diarahkan melintasi jalur Tanjung Priok.

Kelompok mana saja yang melakukan demonstrasi dan apa tuntutan mereka?

Empat kelompok yang berdemonstrasi adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), dan Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4). Tuntutan mereka bervariasi, mulai dari pemberantasan korupsi, pengesahan RUU Perampasan Aset, penurunan harga kebutuhan pokok, hingga dukungan program pemerintah.

Bagja Pratama

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article