icon-category Auto

All New Veloz Raih Rating Bintang 5 dari ASEAN NCAP

  • 30 Jun 2022 WIB
  • Bagikan :
    All New Toyota Veloz (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id - The New Car Assessment Program for South East Asian Countries atau ASEAN NCAP telah memberikan penghargaan kepada Toyota atas pencapaian All New Veloz yang membawa banyak fitur safety yang lengkap dan canggih.

    MPV ini berhasil menunjukkan performa terbaik dengan meraih 5-Star ASEAN NCAP rating dengan total skor 79,99 poin.

    Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, mengatakan bahwa penghargaan ini sejalan dengan komitmen dalam menghadirkan mobilitas yang aman, mudah dan nyaman.

    Bagi Toyota, kata Anton, keselamatan pelanggan saat bermobilitas menjadi prioritas utama. Untuk itu sejak awal, ide menciptakan advance 7-seater MPV yang dilengkapi dengan teknologi dan fitur safety yang lengkap termasuk Toyota Safety Sense (TSS), memang sudah menjadi dasar pengembangan All New Veloz.

    BACA JUGA: Menguji Fitur Anti Tabrakan Pada Toyota Veloz, Seberapa Canggih?

    "Kami harap sebagai salah satu MPV favorit di Indonesia, ke depannya akan lebih banyak pelanggan yang dapat merasakan mobilitas yang aman bersama All New Veloz,” kata Anton dalam pernyataan resminya.

    All New Veloz menjadi model Toyota pertama yang diuji oleh ASEAN NCAP menggunakan protokol 2021 – 2025.

    Di dalam protocol baru ini, ada 4 kategori pengujian di mana All New Veloz berhasil mencatatkan 34,88 poin pada kategori Adult Occupant Protection (AOP). 17,17 poin untuk kategori Child Occupant Protection (COP), 16,03 poin pada kategori Safety Assist (SAT) dan 11,92 poin untuk kategori Motorcyclist Safety (MS). Skor tinggi di semua kategori ini dapat tercapai salah satunya berkat peran teknologi active safety yaitu Toyota Safety Sense (TSS).

    Mengenal TSS di All New Veloz

    TSS pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015 dan merupakan seperangkat fitur keselamatan aktif yang dikembangkan untuk mengurangi kecelakaan sesuai dengan konsep supporting drivers.

    Obyektifnya adalah untuk membantu pengemudi agar dapat berkendara dengan aman dan nyaman di segala kondisi jalan, dan pada saat yang sama mengurangi potensi kerusakan mobil serta cidera parah pada penumpang dan pengguna jalan lainnya jika kecelakaan tidak dapat dihindari.

    TSS menggunakan kamera lensa tunggal dan radar canggih untuk mencegah kecelakaan, mengurangi korban kecelakaan, dan memberikan assist kepada pengemudi di jalan.

    Sistemnya akan memberikan alarm peringatan bahaya dalam bentuk grafis atau suara, bahkan dapat melakukan intervensi pada kemudi, pedal akselerator, dan pedal rem ketika dideteksi tabrakan sudah tidak dapat dihindari untuk menekan korban jiwa dan kerusakan kendaraan.

    BACA JUGA: Wah, Ada Penampakan Interior dan Eksterior Hyundai Ioniq 6 Nih!

    TSS diyakini berhasil mereduksi potensi tabrakan dari belakang hingga 70 persen di Jepang, di mana tujuan utamanya adalah meniadakan korban jiwa atau zero accident di masa datang.

    TSS juga dirancang untuk mendukung kewaspadaan pengemudi, pengambilan keputusan yang tepat, dan pengoperasian kendaraan pada rentang kecepatan yang luas.

    Dikemas bersama dalam sistem terintegrasi, fitur keamanan aktif ini fokus pada 3 hal:

    1. Mencegah atau mengurangi dampak tabrakan dari depan.

    2. Menjaga pengemudi tetap berada di lajurnya.

    3. Meningkatkan keselamatan selama mengemudi di malam hari.

    All New Veloz dilengkapi fitur keselamatan aktif yang mengandalkan sensor dan radar yakni Toyota Safety Sense (TSS) (Q CVT TSS).

    TSS pada All New Veloz terdiri dari 4 fitur keselamatan, yakni

    1. Pre-Collision Warning and Pre-Collision Braking yang mengandalkan sistem radar yang dirancang untuk membantu mengurangi risiko tabrakan dengan kendaraan lain di depan dengan memberikan daya pengereman, bahkan hingga berhenti darurat jika diperlukan.

    2. Pedal Misoperation Control yang mengurangi potensi kecelakaan akibat salah menginjak pedal gas, dengan menyetel alarm peringatan, menerapkan pengereman, dan membatasi distribusi tenaga agar mobil melambat.

    3. Lane Departure Warning and Lane Departure Prevention yang membantu mencegah mobil berpindah jalur secara tidak sengaja di jalan, dengan memberikan suara alarm saat mobil bergerak menyamping di jalan lurus.

    4. Front Departure Alert yang memberikan peringatan yang dapat didengar ketika mobil di depan tiba-tiba bergerak mendekat saat sedang mengantri di tengah kemacetan.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini