
Uzone.id — Pemerintah Indonesia terus berupaya agar perusahaan-perusahaan global mau mengucurkan dana mereka di Tanah Air untuk berinvestasi. Dalam rangkaian World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, ‘undangan’ ini pun disebar oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke beberapa raksasa teknologi dunia.
Di sela-sela rangkaian acara tahunan tersebut, Airlangga melakukan pertemuan dengan beberapa pemimpin perusahaan teknologi seperti Nvidia hingga Amazon Web Service (AWS) dan membidik mereka untuk masuk ke sektor ekonomi digital Indonesia."Beberapa perusahaan yang tertarik antara lain Nvidia, Amazon Web Service, Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare," kata Airlangga.
Pertemuan tersebut digelar di Indonesia Pavilion dan membahas potensi investasi strategis di sektor digital nasional. Indonesia juga memamerkan perwakilan Nongsa Digital Park yang hadir sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa di Batam yang diproyeksikan menjadi salah satu hub ekonomi digital nasional.
Airlangga menambahkan, "Pada kesempatan tersebut dibahas mengenai tren ekonomi digital dan potensi pengembangan investasi di Indonesia, khususnya di bidang data center, keamanan siber hingga infrastruktur digital.”
Tak hanya itu, Airlangga turut melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahaan digital Amerika Serikat sebagai tindak lanjut dari perundingan tarif antara Indonesia dan AS yang sudah diteken pada tahun 2025 lalu.
Rangkaian pertemuan ini menjadi bagian dari agenda Indonesia di WEF Annual Meeting 2026 yang dihadiri oleh pemimpin dunia, termasuk Presiden Prabowo Subianto. Dalam forum tahunan ini, Prabowo menyampaikan arah kebijakan ekonomi nasional ke depan di pidato utama mereka.