
Uzone.id – Changan Automobile, salah satu produsen otomotif tertua dari China, kini semakin menegaskan posisinya sebagai raksasa otomotif global yang teruji.
Konsistensi kualitas, proses riset dan pengembangan (R&D) yang matang, serta standar pengujian ekstrem menjadi fondasi utama reputasi yang dibangun Changan hingga mencapai tonggak produksi ke-30 juta unit pada Desember 2025.Pencapaian angka 30 juta kendaraan ini bukan sekadar statistik, melainkan refleksi kepercayaan pasar global dan konsistensi kualitas produk yang terjaga.
Changan menjalankan disiplin engineering yang ketat, didukung oleh sistem R&D yang tersebar di enam negara. Sistem ini ditopang oleh proses testing dan verification profesional yang menjamin keandalan setiap model yang dipasarkan.
Keunggulan Changan semakin diperkuat dengan statusnya sebagai satu-satunya produsen otomotif di industri yang didukung oleh State Key Laboratory of Intelligent Vehicle Safety Technology.
Melalui sistem verifikasi internal yang disebut CA-ITVS (Changan Automotive Intelligent Technology Validation System), setiap kendaraan Changan diuji menempuh jarak lebih dari 5 juta kilometer.
Pengujian ekstrem tersebut dirancang untuk menjamin daya tahan kendaraan hingga 10 tahun pemakaian atau setara 260.000 kilometer. Standar pengujian ini mencerminkan komitmen serius Changan terhadap keselamatan dan kualitas jangka panjang.
Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia mengatakan, produksi 30 juta kendaraan mencerminkan konsistensi Changan dalam menerapkan satu standar kualitas global.
Setiap kendaraan dikembangkan melalui disiplin engineering dan proses pengujian jangka panjang hingga 10 tahun atau 260.000 kilometer.
"Standar inilah yang kami hadirkan secara utuh di Indonesia, sebagai wujud komitmen Changan dalam memberikan keandalan, keamanan, dan kenyamanan yang dapat dipercaya dalam jangka panjang,” ujar Setiawandalam keterangan resminya.
Menatap masa depan, Changan tidak hanya fokus pada volume produksi, tetapi juga transformasi besar. Perusahaan memperkirakan bahwa pada tahun 2030, lebih dari 60 persen penjualannya akan berasal dari kendaraan energi baru (New Energy Vehicle / NEV).
Selain itu, 30 persen penjualan ditargetkan datang dari pasar mancanegara, sebuah strategi yang memperkuat ambisi Changan untuk menjadi merek otomotif global yang relevan, inovatif, dan terpercaya.
Dengan rekam jejak produksi masif, pengujian menyeluruh, serta visi global yang jelas, Changan membuktikan diri bukan sekadar besar, tetapi juga teruji dan siap memimpin transformasi di industri otomotif dunia.