Ambisi Hyundai Luncurkan 100 Mobil Sampai 2030, RI Kebagian?
Hyundai punya rencana yang terbilang ambisius untuk memastikan eksistensinya, dengan rencana meluncurkan 100 model mobil sampai 2030.

Uzone.id - Di tengah ketatnya persaingan industri otomotif global, Hyundai secara resmi merombak strateginya untuk memperkuat posisi di pasar.
Langkah ini diumumkan langsung dalam ajang CEO Investor Day 2026, di mana pabrikan asal Korea Selatan tersebut menyatakan kesiapannya menghadirkan setidaknya 100 model kendaraan baru—termasuk penyegaran lini produk—untuk konsumen di seluruh dunia hingga tahun 2030."Kami akan menghadirkan lebih dari 100 model baru ke pasar per 2030, dilengkapi powertrain yang bervariasi dan meningkatkan margin operasional kami di atas sembilan persen," ujar Jose Munoz, President dan CEO Hyundai Motor Company, dalam keterangan resminya, dikutip Uzone.id
Transformasi ini juga menandai debut Hyundai dalam teknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV).
Beberapa model kunci yang dipersiapkan mencakup All New Elantra, Ioniq 3, serta pembaruan pada Tucson dan Tucson Hybrid.
Hyundai juga mengonfirmasi pengembangan SUV untuk segmen A dan B, serta Santa Fe REEV.
Model Tucson sendiri masih menjadi salah satu produk dengan performa penjualan terbaik, sehingga penyegaran ini diharapkan mampu memperluas basis konsumen mereka.
Fokus khusus diberikan pada Santa Fe REEV yang dijadwalkan meluncur pada paruh pertama 2027.
Sebagai bentuk komitmen adaptasi elektrifikasi, kendaraan ini menawarkan efisiensi tinggi dengan klaim jarak tempuh mencapai 600 mil atau sekitar 965,6 kilometer dalam kondisi tangki bensin dan baterai terisi penuh.
Amerika Serikat diproyeksikan menjadi pasar perdana untuk model ini, dengan produksi yang akan dipusatkan di Hyundai Motor Manufacturing Alabama.
Selain elektrifikasi, Hyundai tetap menjaga konsistensi pada kendaraan berperforma tinggi melalui seri N, dengan target penjualan 100.000 unit hingga 2030.
Di pasar China, Hyundai mulai melakukan penetrasi melalui model listrik Ioniq V sebagai pintu masuk sebelum merilis lebih banyak produk berbasis EV maupun REEV.
Perusahaan juga menegaskan komitmen untuk memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, baik dari sisi desain maupun manufaktur.
Di Indonesia, Hyundai saat ini tengah menghadapi tantangan kompetitif dari gempuran merek-merek asal Cina. Sebagai respon, Hyundai terus berupaya memikat minat pasar, salah satunya dengan menghadirkan model Ioniq 9 dan Staria EV di ajang GIIAS 2026.
Upaya ini mulai menampakkan hasil positif, di mana pada Juli 2026, Hyundai mencatatkan angka penjualan retail sebanyak 1.451 unit, naik dari 1.261 unit pada bulan Juni.
Dengan capaian ini, Hyundai menempati posisi kesembilan sebagai merek mobil terlaris sepanjang Juli 2026, tepat di bawah Geely yang membukukan 1.939 unit.

