
Uzone.id - Presiden sekaligus Chief Operating Officer (COO) Mitsubishi Motors, Keisuke Kishiura, baru-baru ini melontarkan pernyataan yang cukup menggugah antusiasme para penggemar otomotif.
Dalam sesi tanya jawab bersama pemegang saham, ia secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk mengembalikan Mitsubishi ke masa kejayaan saat perusahaan mampu melahirkan mobil performa tinggi yang melegenda.Nama-nama besar seperti Lancer Evolution, Galant, dan Diamante disebut secara spesifik oleh Kishiura sebagai aset bersejarah yang sangat berharga bagi Mitsubishi.
Meski demikian, ia memberikan catatan penting: ambisi untuk membangkitkan model-model ikonik tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Kishiura menegaskan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini adalah memperkuat posisi kompetitif dan memperbaiki kesehatan bisnis Mitsubishi secara global.
Baginya, melahirkan kembali sosok "Evo" adalah sebuah target jangka panjang yang hanya bisa terwujud jika fondasi perusahaan sudah benar-benar kokoh dan tangguh di pasar.
Selain membahas model produksi massal, diskusi juga melebar ke arah motorsport. Kishiura mengakui bahwa dirinya memiliki mimpi besar untuk melihat Mitsubishi kembali berlaga di ajang reli internasional.
Namun, seperti halnya proyek mobil performa, langkah untuk terjun kembali ke kancah reli dunia baru akan dipertimbangkan setelah kinerja perusahaan menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Harapan akan kembalinya Lancer Evolution sebenarnya bukan rumor baru. Beberapa tahun terakhir, spekulasi ini terus berhembus.
Kaoru Sawase, insinyur senior yang merupakan otak di balik sistem Super All-Wheel Control (S-AWC) kebanggaan Mitsubishi, juga pernah menyatakan bahwa menghidupkan kembali Evo adalah impian pribadinya.
Jika nantinya proyek ini benar-benar direalisasikan, diperkirakan Lancer Evolution akan hadir dengan wajah dan teknologi yang sangat berbeda dibandingkan generasi terdahulu.
Fokus utamanya kemungkinan besar adalah integrasi teknologi elektrifikasi—baik itu sistem hybrid maupun listrik murni—yang akan dipadukan dengan kecanggihan sistem penggerak empat roda (S-AWC) khas Mitsubishi.
Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa meski menggunakan teknologi modern, karakter performa dan pengendalian yang menjadi jati diri Evo tetap terjaga.