23 Juta Akun Anak di Roblox Diatur Ketat, Bakal Kena Blokir Gak?

Uzone.id— Roblox resmimelakukan pengetatan akun di Indonesia untuk pengguna di bawah usia 16 tahunsesuai dengan PP Tunas yang berlaku saat ini.
Pengetatan tersebut menjadi yang pertama dilakukan olehRoblox di seluruh dunia. Bahkan, Nicky Jackson Colaco selaku Vice PresidentGlobal Public Policy Roblox pun mengatakan bahwa perlindungan ini jadi yangpaling ketat bagi platform mereka.
“Perlindungan yang kami umumkan ini termasuk yang palingketat yang pernah kami terapkan di mana pun di seluruh dunia dan ini terjadi diIndonesia setelah serangkaian diskusi panjang bersama Menteri Komdigi,” kataNicky di Jakarta, Kamis, (30/04).
Hingga saat ini, Roblox memiliki 45 juta pengguna diIndonesia dengan 23 juta diantaranya merupakan pengguna di bawah usia 16tahun.
Nah, dengan patuhnya Roblox pada aturan PP Tunas ini, apakahnantinya akan ada pemblokiran seperti platform media sosial?
Meutya Hafid, Menteri Komdigi menegaskan kalau yang hilangdari Roblox tersebut hanya fitur komunikasi seperti fitur chat dan tidakmenyebutkan adanya kemungkinan untuk memblokir akun anak-anak.
“Yang hilang sama sekali adalah fitur komunikasi. Untukkhusus adopsi di Indonesia, 16 tahun kebawah itu tidak dapat melakukankomunikasi dengan orang tidak dikenal. Bahkan 13 tahun kebawah tidak dapatberkomunikasi sama sekali,” kata Meutya dalam acara yang sama.
Menurutnya, aturan yang diterapkan ke Roblox cukup berbedadengan yang diterapkan pada 7 media sosial lainnya.
“Perbedaannya dengan akun sosial media teens misalnya,karena itu masih terjadi interaksi. Kalau di sini (Roblox) akun anaknya tidakada sama sekali interaksi di bawah 16 tahun dengan orang tidak dikenal,” kataMeutya.
Aturan yang diterapkan oleh Roblox di Indonesia berupaverifikasi usia yang diterapkan untuk seluruh pengguna Roblox di Indonesia.Roblox juga akan melakukan batasan komunikasi secara ketat di dalam platformmelalui kategori khusus yaitu Roblox Kids dan Roblox Select yang akan dirilisdalam waktu dekat.
“Roblox sudah mulai melakukan age verification atauverifikasi usia terhadap seluruh usernya. Age verification ini diwajibkan untuksemua pengguna dan jika tidak (melakukannya) maka fitur chat akan langsungdimatikan,” tambah Meutya.
Tidak hanya menghilangkan fitur Chat, akun anak-anak jugaakan dibedakan dalam hal konten dimana konten di dalamnya akan disesuaikandengan usia anak-anak.
“Jadi, tadi Roblox memenuhi beberapa unsur, yaitu tidakboleh ada komunikasi dengan orang tak dikenal, kedua pembatasan konten game danketergantungan atau adiksi,” tutur Meutya.
Mengenai adiksi, ada juga screen time di Roblox sehinggaakun pengguna akan diatur oleh orang tua sehingga orang tua juga sudah bisamulai mengatur waktu atau jam bagi anak-anak ketika memainkan games termasukRoblox.