2,5 Miliar Prompt Masuk Tiap Hari, Ini Topik Paling Dicari di ChatGPT

pada 10 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— ChatGPT mengokohkandiri sebagai salah satu chatbot AI yang tetap digandrungi di tengah banyakpesaing yang muncul ke permukaan. 

Hal ini dibuktikan dengan jumlah prompt atau permintaan yangditerima oleh chatbot AI milik OpenAI tersebut.

Menurut laporan dari OpenAI ke Axios, ChatGPT menerima 2,5miliar prompt dari pengguna global setiap harinya. Sekitar 330 juta diantaranyaberasal dari pengguna di Amerika Serikat dan sisanya berasal dari negara-negaralain.

Angka ini menjadi bukti betapa luasnya penggunaan produkunggulan OpenAI tersebut, bahkan membuktikan kalau ChatGPT menjadi salah satualat digital yang paling sering digunakan oleh masyarakat global.




Sementara itu, Google sendiri tidak secara rutin merilisdata pencarian mereka. Akan tetapi, laporan terakhir mencatat bahwa GoogleSearch menerima lebih dari 5 triliun pencarian per tahun atau 14 miliar perhari.

Riset independen dari NP Digital juga menunjukkan angka yangberdekatan dimana Google menerima sekitar 13,7 miliar pencarian per harinya.

Meski masih jauh dari angka yang dibukukan oleh Google,namun dengan pertumbuhan pesat yang dicatatkan oleh ChatGPT, tak menutupkemungkinan kalau nantinya chatbot AI tersebut semakin mendekat denganpopularitas Google–bahkan bisa jadi melebihi salah satu pioneer platformpencarian tersebut.

Apalagi pada bulan Desember lalu, Sam Altman menyebut bahwamereka menerima lebih dari 1 miliar permintaan per harinya. Tak perlu waktulama, hanya dalam waktu sekitar 7-8 bulan, volume pencarian ChatGPT sudahbertumbuh lebih dari dua kali lipat.

Lalu, prompt atau topik apa saja yang sering ditanyakanpengguna ke ChatGPT?




Dalam laporan terbaru Sensor Tower yang dibagikan awal Juli2025 lalu, untuk periode Maret-April 2025, prompt yangrelatedkesoftwaredevelopmentmenjadi prompt terbanyak yang dikirimkan pengguna keChatGPT.

Topik seputar software development menjadi kategori promptteratas dengan pangsa data sebesar 29 persen. Selanjutnya, topik soal sejarahdan masyarakat menjadi topik yang banyak diminta dengan angka 15 persen.

Selanjutnya, topik teknis soal AI dan Machine Learning jugabanyak ditanyakan oleh pengguna ke ChatGPT dengan angka 14 persen, disusul olehEkonomi, Keuangan dan Pajak sebesar 13 persen.

Topik lain juga banyak ditanyakan seperti Hiburan (8persen), Edukasi dan Akademik (7 persen, Merek dan Platform Teknologi (5persen), Hukum (4 persen), Politik dan Pemerintahan AS (3 persen) danLingkungan serta Isu Iklim (2 persen).

“Tidak lagi didominasi oleh para developer dan ahliteknologi, masyarakat awam semakin banyak yang beralih ke ChatGPT untukberbagai kebutuhan yang berkaitan dengan keuangan pribadi, pendidikan, hiburan,dan lainnya,” tutur tim Sensor Tower.