5 Startup 'Hijau' Lokal Lolos Grab Ventures Velocity Batch 8

Uzone.id– Perusahaanride-hailing, Grab resmi mengumumkan lima startup lokal terpilih yang akanmengikuti program akselerator Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8. Dari total180 pendaftar, kelimanya memiliki kesempatan untukscale updanmenjalankan pilot program bersama Grab.
Selama enam bulan ke depan, para finalis akan mengikutiprogram intensif. Mulai dari mentorship bersama praktisi industri, integrasi keekosistem digital Grab, implementasi pilot project, hingga peluang pitching kecalon investor dan mitra strategis.
Kelima startup lokal yang terpilih dan ikut dalam programini adalah Casion CASION yang bergerak dalam infrastruktur kendaraan listrik,Jejakin yang merupakan platform manajemen karbon, Liberty Society yangmerupakan upcycling yang mengubah limbah menjadi produk souvenir dan kampanyeyang memberdayakan perempuan.
Lalu ada juga Rekosistem, sebuah layanan pengelolaan sampahdomestik berbasis sirkular dan teknologi Extended Producer Responsibility/EPRserta Sirsak, perusahaan pengelolaan sampah kemasan.
Jika dilihat dari tujuannya, 5 startup ini merupakan startupyang bergerak dalam bidang energi terbarukan dengan misi mewujudkan platformyang ramah lingkungan.
Hal ini sesuai dengan tema dari GVV Batch 8 yang bertajuk“Driving a Sustainable Future: Helping MSMEs to Adopt Greener Operations”.Program ini mendukung pertumbuhan startup yang sudah mendapatkan pendanaan awaldan menawarkan solusi inovatif di bidang ekonomi sirkular serta energiterbarukan.
Kolaborasi ini sendiri diperkuat oleh kehadiran mitrastrategis Superbank (bank digital yang didukung Grab, Emtek, Singtel, danKakaoBank) serta Genesis Alternative Ventures (perusahaan pinjaman ventura asalSingapura).
Dukungan ini hadir di tengah kondisi penurunan pendanaanhingga 66 persen di sektor startup digital Indonesia.
Neneng Goenadi, Country Managing Director, Grab Indonesiamengatakan bahwa pihaknya terinspirasi oleh inovasi yang dihadirkan oleh parapeserta.
Melalui program GVV ini, Grab juga berkomitmen untukmemperkuat ekosistem startup lokal yang adaptif, berkelanjutan, dan siapscale-up.
“Melalui dukungan kolaboratif dengan mitra strategis, kamipercaya GVV dapat menjadi katalis pertumbuhan kemajuan startup di Indonesia,”tuturnya.
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, mengatakanbahwa kemitraan ini membuka peluang kolaborasi startup dengan ekosistemperbankan digital yang terintegrasi dengan Grab dan OVO.
“Kami juga menghadirkan mentorship dan keahlian industriuntuk membantu para founder mengembangkan solusi berkelanjutan, sejalan denganpilar keberlanjutan kami, SuperGREEN, yang mendorong pertumbuhan UMKM yanginklusif,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. Jeremy Loh, Managing Partner GenesisAlternative Ventures, menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memperkuatekosistem inovasi teknologi Indonesia dalam menjawab tantangan sosial danlingkungan.
Sejak diluncurkan pada 2018, 85 persen dari 40 startupalumni GVV diklaim berhasil membangun bisnis berkelanjutan dan terus bertumbuh,melampaui rata-rata global.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, Neneng berharapGrab Ventures Velocity Batch 8 ini dapat mendorong lahirnya startup yang mampumenciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Indonesia sertamenjadi bukti yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan dukunganmenyeluruh dari berbagai pihak.