81 Persen Warga RI Nyambung ke Internet, 52 Juta Orang Masih Offline
.jpg)
Uzone.id—- AsosiasiPenyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkap bahwa penggunainternet di Indonesia sudah mencapai 81,72 persen, hampir naik 1 persendibandingkan tahun lalu yang hanya di angka 80,7 persen.
Dalam laporan berjudul Survei Penetrasi Internet danPerilaku Pengguna Internet 2026, jumlah penduduk Indonesia yang sudahterkoneksi dengan internet dari seluruh wilayah mencapai 235.261.078 jiwa dari287.886.782 jiwa.
Ini artinya, sebanyak 52.625.704 jiwa masih belum terkoneksidengan jaringan internet. Maluku dan Papua memiliki penetrasi internet terendahdibandingkan dengan wilayah lain yaitu sekitar 69,74 persen dari populasi didaerah tersebut.
Sementara Pulau Jawa masih jadi yang tertinggi dengan angkasekitar 85,95 persen dari jumlah penduduk yang ada, disusul oleh Kalimantandengan 80,40 persen, Sumatra sebesar 78,24 persen, lalu Bali dan Nusa Tenggarasebesar 78,14 persen, dan Sulawesi sebesar 72,58 persen.
Berdasarkan usia, pengguna internet di Indonesia didominasioleh pengguna Gen Z dengan penggguna mencapai 39,83 persen, disusul olehMilenial yaitu sebanyak 28,87 persen, lalu Gen X yaitu 21,10 persen, BabyBoomers sebanyak 8,65 persen dan terakhir Pre Boomers sebanyak 1,55 persen.
Laporan ini juga mengungkap beberapa alasan kenapa 52 jutapenduduk RI masih tidak terkoneksi pada internet. 34 persen masyarakat RImengaku tidak memiliki komputer atau gadget yang bisa terhubung ke internet,sementara sebanyak 31,5 persennya mengaku tidak tahu bagaimana cara menggunakanperangkat yang bisa terkoneksi internet.
Sebanyak 17,2 persen mengaku tidak sanggup membeli kuotainternet karena terlalu mahal, 12,9 persen mengaku tak melihat manfaat daripenggunaan internet, dan sisanya terhalang oleh kondisi fisik dalam menggunakaninternet (disabilitas).
Sementara itu, masyarakat yang sudah terkoneksi mengakumenggunakan internet untuk beberapa hal, termasuk untuk berkomunikasi danbermain medsos, streaming musik dan video hingga berbelanja online.