Adu Adventure 250cc: Morbidelli T250X atau QJMotor Tourino 250 DX?

pada dalam 38 menit - by
Advertising
Advertising


Highlight Artikel

  • Morbidelli T250X dan QJMotor Tourino 250 DX memanaskan pasar motor adventure 250cc di Indonesia.
  • Kedua motor adventure ini ditawarkan dengan harga yang sangat kompetitif, sekitar Rp 51 jutaan.
  • QJMotor Tourino 250 DX unggul dalam tenaga puncak (25,4 dk) berkat konfigurasi mesin DOHC dan pendingin cairan.
  • Morbidelli T250X menawarkan torsi yang lebih padat di putaran bawah (22,3 Nm) dan pendingin udara.
  • QJMotor Tourino 250 DX memiliki postur lebih bongsor, ground clearance lebih tinggi (225 mm), dan ban belakang lebih lebar (130/80-17).
  • Morbidelli T250X dirancang lebih ringkas, memiliki tinggi jok lebih rendah (820 mm), serta dilengkapi paket aksesori turing GIVI bawaan pabrik.
  • Keduanya menggunakan suspensi upside-down, pelek jari-jari 19 inci (depan) dan 17 inci (belakang), injeksi EFI, serta transmisi 6-percepatan.

Uzone.id- Dunia motor adventure 250 cc di Indonesia makin seru, setelah PT Benelli Motor Indonesia (BMI) merilis Morbidelli T250X di ajang Jakarta Fair Kemayoran 2026. Kehadirannya langsung bikin panas persaingan dengan rival sekelas yang sudah lebih dulu mengaspal, yaitu QJMotor Tourino 250 DX.

Menariknya, dua motor petualang ini ditawarkan dengan rentang harga yang cukup mepet di angka Rp 51 jutaan. Morbidelli T250X paket Voyager Suite dipatok Rp 51.999.000, sementara QJMotor Tourino 250 DX dijual seharga Rp 51.990.000.

Harganya memang mepet yang bikin konsumen bingung untuk memilih, sini Uzone.id bantu buat bandingin.





Komparasi Performa

Mulai dari dapur pacu, keduanya punya konfigurasi mesin yang cukup berbeda. Di atas kertas, Morbidelli T250X mengandalkan mesin 249 cc, 1-silinder, SOHC, 4-katup dengan sistem pendingin udara (air-cooled). Jantung pacu ini menghasilkan tenaga 22,4 dk pada 7.500 rpm dan torsi puncak 22,3 Nm pada 6.000 rpm.

Sementara itu, QJMotor Tourino 250 DX mengusung mesin 249 cc, 1-silinder, DOHC, dengan sistem pendingin cairan (liquid-cooled). Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 19 kW (atau setara 25,4 dk) dan torsi maksimum 21 Nm.



Secara performa, Tourino unggul dalam hal tenaga puncak berkat konfigurasi mesin DOHC dan pendingin cairan yang lebih optimal menjaga suhu mesin.

Namun, Morbidelli T250X menawarkan torsi yang sedikit lebih padat di putaran bawah, yang sangat berguna ketika motor harus merayap di tanjakan atau jalur tanah.

Kabar baiknya, kedua motor ini sudah mengadopsi sistem injeksi (EFI) dan transmisi manual 6-percepatan dengan kopling basah.x





Komparasi Dimensi

Beralih ke sektor dimensi, QJMotor Tourino 250 DX punya postur yang sedikit lebih bongsor. Tourino memiliki panjang keseluruhan 2.180 mm, lebar 935 mm, tinggi 1.420 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) 1.400 mm.

Bobot kosongnya berada di angka 152 kg, dengan kapasitas tangki bahan bakar mencapai 13 liter.

Di sisi lain, Morbidelli T250X dirancang sedikit lebih ringkas dengan panjang bodi 2.050 mm, tinggi 1.330 mm, and wheelbase 1.340 mm.



Soal bobot, berat kosong Morbidelli berada di kisaran 148 kg hingga 154 kg, dengan kapasitas tangki bensin yang sedikit lebih kecil, yaitu 11,7 liter.

Untuk urusan tinggi tempat duduk, Morbidelli T250X sedikit lebih ramah bagi postur pengendara Indonesia dengan tinggi jok 820 mm, berbanding 830 mm milik Tourino 250 DX.

Namun, Tourino menawarkan ground clearance yang sedikit lebih tinggi yaitu 225 mm, selisih tipis dari T250X yang berada di angka 220 mm.





Komparasi Kaki-kaki

Sebagai motor petualang, sektor kaki-kaki tentu jadi poin krusial. Baik Morbidelli T250X maupun QJMotor Tourino 250 DX kompak dibekali suspensi depan berjenis upside-down (USD) dan menggunakan pelek jari-jari berdiameter 19 inci di depan serta 17 inci di belakang. Ukuran ban depan kedua motor pun sama, yakni 90/90-19.

Perbedaan terlihat pada area roda belakang, di mana Tourino 250 DX menggunakan profil ban yang lebih lebar, yaitu 130/80-17, sementara Morbidelli T250X memakai ukuran 100/80-17.

Untuk sektor pengereman, Tourino 250 DX dibekali piringan cakram yang lebih besar, yakni berdiameter 300 mm di depan dan 260 mm di belakang. Sebagai pembanding, Morbidelli T250X hanya menggunakan cakram depan berukuran 265 mm dan cakram belakang 220 mm.



Kesimpulan

Bagi konsumen yang mencari motor petualang dengan tenaga puncak lebih besar, sistem pendingin cairan, serta ukuran ban belakang yang kekar, QJMotor Tourino 250 DX bisa menjadi opsi menarik di angka Rp 51.990.000.

Namun, bagi pengendara yang menginginkan motor dengan karakter torsi padat di putaran bawah, bobot ringan untuk bermanuver, serta nilai tambah berupa paket aksesori turing resmi dari GIVI bawaan pabrik, Morbidelli T250X seharga Rp 51.999.000 juga menjadi tawaran yang sulit untuk dilewatkan.

FAQ Artikel

Berapa harga Morbidelli T250X dan QJMotor Tourino 250 DX?

Morbidelli T250X paket Voyager Suite dibanderol Rp 51.999.000, sedangkan QJMotor Tourino 250 DX dijual seharga Rp 51.990.000. Keduanya memiliki rentang harga yang sangat mepet.

Motor mana yang memiliki tenaga lebih besar?

QJMotor Tourino 250 DX memiliki tenaga puncak lebih besar, yaitu 25,4 dk, berkat konfigurasi mesin DOHC dan sistem pendingin cairan. Morbidelli T250X menghasilkan 22,4 dk.

Apa keunggulan utama Morbidelli T250X?

Morbidelli T250X menawarkan torsi yang lebih padat di putaran bawah (22,3 Nm), bobot sedikit lebih ringan (148-154 kg), tinggi jok lebih rendah (820 mm), dan dilengkapi paket aksesori turing resmi GIVI dari pabrik.

Apa keunggulan utama QJMotor Tourino 250 DX?

QJMotor Tourino 250 DX unggul dalam tenaga puncak (25,4 dk), menggunakan mesin DOHC dengan pendingin cairan, postur lebih bongsor, ground clearance lebih tinggi (225 mm), dan memiliki ban belakang serta piringan cakram yang lebih besar.

Apakah kedua motor ini cocok untuk pengendara dengan postur tidak terlalu tinggi?

Morbidelli T250X mungkin sedikit lebih ramah dengan tinggi jok 820 mm, berbanding 830 mm milik QJMotor Tourino 250 DX, sehingga lebih cocok untuk pengendara Indonesia dengan postur yang lebih beragam.

Bagaimana perbedaan sistem pendingin kedua motor?

Morbidelli T250X menggunakan sistem pendingin udara (air-cooled), sementara QJMotor Tourino 250 DX menggunakan sistem pendingin cairan (liquid-cooled) yang lebih optimal menjaga suhu mesin, terutama untuk penggunaan jarak jauh atau berat.