Agrinas Tidak Hanya Impor Pikap dari India, tapi Jepang & China

pada 2 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Babak baru soal impor mobil besar-besaran untuk operasional koperasi desa yang digagas PT Agrinas Pangan Nusantara. Ternyata, dari ratusan ribu unit mobil yang diimpor, tidak hanya berasal dari India.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan impor 160 ribu kendaraan pikap untuk kegiatan operasional koperasi desa/kelurahan merah putih, tak hanya berasal dari India, tapi juga China dan Jepang.



"Semua kendaraan sudah dilakukan pengadaannya, sebanyak 160 ribu (unit)," kata Joao, kepada media, mengutipAntara.

Lebih lanjut, Joao mengatakan pihaknya memilih opsi impor karena spesifikasi kendaraan pikap yang menggunakan sistem penggerak empat roda (4WD/4-by-4/4x4) tidak diproduksi di Indonesia.

"Semua mobil yang ada di sini kan kalau 4x4 semuanya full impor. Tidak ada yang pembuatan lokal, tidak ada," ujar dia.

Ia pun merinci kendaraan angkutan barang dari sejumlah pabrikan otomotif seperti Hino, Mitsubishi, dan Isuzu dari Jepang, serta pabrikan otomotif China yaitu Foton, diimpor bersama dengan ribuan truk dan pikap dari India.

  • Jepang: Mitsubishi 13 ribu unit, Hino 10 ribu unit, Isuzu 900 unit.
  • China: Foton 13 ribu unit
  • India: Sisa kuota impor dari total 160 ribu unit

Lebih jauh, Joao mengatakan total anggaran pengadaan kendaraan tersebut adalah sebesar Rp200 triliun, yang berasal dari alokasi pembangunan per kopdes/kel merah putih sebesar Rp3 miliar.

Namun, terkait data jumlah unit yang sudah berada di Indonesia dan siap disalurkan untuk kebutuhan kopdes/kel merah putih, Joao mengaku tidak memiliki data pasti.

Sebelumnya, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan penyaluran truk dan pikap impor dari India diharapkan mampu mendukung operasional koperasi desa/kelurahan merah putih yang sudah siap dan rampung.



"Sudah ada (truk dan pikap) yang sudah disalurkan di koperasi-koperasi desa merah putih, dan ya rasanya sudah cukup memadai dan bisa digunakan untuk (mendukung operasional koperasi)," kata Menkop Ferry.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan sebanyak 105 ribu truk dan pikap dari India tersebut dilakukan secara bertahap menyusul progres pembangunan fisik kopdes/kel merah putih.