AirPods Pro 2 dan Apple Watch: Duo Andalan Jaga Kesehatan Telinga

pada 10 bulan lalu - by
Advertising
Advertising


Uzone.id– Semakin ke sini, tampaknya semakin banyak orang yang hampir tidak bisa lepas dari TWS.Atau jangan-jangan cuma saya?Tapi kalau tidak ada fitur Hearing Test di Airpods Pro 2, bisa jadi sayacuek bebeksoal cek pendengaran.

Ada yang sama, nggak? Mulai dari pagi naik KRL, lanjut bekerja di kantor atau kadang-kadang di kafe, sampai pulang naik taksi online, semua sambil mendengarkan musik atau podcast.

Alasannya simpel: biar lebih fokus. Musik bikin saya lebih rileks, lebih produktif, dan tidak jarang memang untuk sekadar jadi penghalang dari suara sekitar yang sering terlalu bising buat diproses otak.

Tapi baru-baru ini, saya sadar ada satu hal yang jarang saya pikirkan: kesehatan telinga.


Foto: Uzone.id


Saya terbiasa mendengar suara keras di stasiun: speaker pengumuman yang volumenya mirip konser mini, hingga suara roda kereta barang yang lewat. Dan setelah itu? Saya langsung masukkan AirPods lagi. Begitu terus tiap hari.

Sampai akhirnya fitur hearing test di AirPods Pro 2 muncul juga untuk pengguna di Indonesia lewat aplikasi Health di iPhone.

Saya langsung berpikir: “jangan-jangan... telinga gue butuh dicek juga?





Fitur kecil yang bikin sadar

Kalau Uzoners pakai AirPods Pro 2 dan sudah update ke iOS 17 atau iOS 18, kalian bisa mengakses fitur ‘Test Your Hearing with AirPods Pro’ lewat aplikasi Health di iPhone.

Sebenarnya fitur ini sangat menarik saat dirilis pertama kali, namun karena di Indonesia gak telat, Hearing Test sangat mungkin luput dari perhatian orang-orang. Yang jelas, fitur ini layak disorot, karena, kapan terakhir kali kalian mengecek kondisi telinga sendiri?


Foto: Uzone.id


Cara Cek Hearing Health Pakai AirPods Pro 2:

  1. Pakai AirPods Pro 2 yang sudah disambungkan ke iPhone
  2. Buka aplikasi Health
  3. Masuk ke tab Browse → pilih Hearing

Di situ akan muncul dua hal penting:

  • Headphone Audio Levels: laporan seberapa keras volume yang kalian dengarkan tiap hari
  • Hearing Test: kalian bisa langsung melakukan pengujian dengan suara frekuensi tertentu

Pengguna bisa langsung klik ‘Take Hearing Test’ > Get Started. Nanti aplikasi langsung mengarahkan pengguna untuk mengisi beberapa pertanyaan dasar seperti apakah usia di atas 18 tahun, sedang mengalami alergi tertentu di telinga atau sinus, dan lingkungan yang kita singgahi selama 24 jam terakhir.


Foto: Uzone.id


Setelah mengklik Next, pengguna diminta untuk berada di ruangan sunyi supaya dapat fokus melakukan pengujian pendengaran. Bahkan jika ada suara-suara kecil di latar belakang pun tetap akan terdeteksi dan pengujian ini tidak bisa berlanjut. Jadi, pastikan ada di ruangan sunyi.


Foto: Uzone.id


Kemudian aplikasi Health akan mengecek apakah AirPods Pro 2 yang dipakai sudah pas di telinga atau belum, dan akan mengingatkan pengguna agar tidak melepaskan perangkat selama pengujian berlangsung.

Aplikasi kemudian akan mengetes telinga kiri dulu. Lantas bagaimana Apple mengujinya?

Aplikasi Health akan memberikan beberapa suara berupa nada (tone), dari yang cukup kencang sampai yang sangat-sangat kecil suaranya. Kapanpun pengguna mendengar ada suara nada muncul, kalian akan diminta untuk mengetuk (tap) layar iPhone.


Foto: Uzone.id


Tes ini tidak ada benar atau salah, justru Apple akan mengkalkulasikan kemampuan pendengaran penggunanya.

Setelah telinga kiri, pengujian ini akan gantian ke telinga kanan. Semua prosesnya sama. Durasi pengujian ini sekitar 2-3 menitan untuk satu telinga.

Gimana hasilnya?

Hasil tes dan rekomendasi langsung muncul di aplikasi Health. Saya tes pendengaran ini pada siang hari di kantor, dan hasilnya ternyata bagus – seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Apple membaca bahwa telinga kiri dan kanan saya mampu mendengar suara hingga 5 desibel (5 dHBL). Dari keterangan hasilnya, angka ini mengindikasikan hampir tidak ada gangguan pendengaran, alias masih tergolong aman.


Foto: Uzone.id


Semakin tinggi angka desibelnya, maka semakin keras atau kencang suara yang perlu dikeluarkan agar dapat didengar oleh telinga pengguna.

Apple juga menyediakan grafis sederhana mengenai tingkatan gangguan pendengaran berdasarkan data WHO. Tingkat 0-25 dHBL artinya sedikit hingga tidak ada gangguan (Little to No Loss).

26-40 dHBL memiliki artiMild Lossatau gangguan ringan, 41-60 dHBL artinyaModerate Lossatau gangguan sedang, 61-80 dHBL artinyaSevere Lossatau gangguan parah, dan di atas 80 dBHL artinyaProfound Lossatau gangguan berat.





Apple Watch jadi pelengkap deteksi bising!

Tambahan lain yang membuat fitur ini makin berguna adalah integrasi dengan Apple Watch. Smartwatch ini bisa secara otomatis mendeteksi tingkat kebisingan di sekitar kita dan memberi notifikasi jika volume lingkungan dianggap terlalu tinggi dan berisiko mengganggu pendengaran.

Contohnya, saat saya menunggu di stasiun dan tiba-tiba ada suara speaker pengumuman yang menyentuh 90 dB, Apple Watch Series 10 saya langsung memberi peringatan:

Tingkat suara menyentuh 90 desibel. Berada selama 30 menit di kebisingan ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran sementara. Jika terekspos kebisingan ini secara berulang dapat berakibat gangguan permanen.”


Foto: Uzone.id


Apple Watch juga menyarankan mengenakan pelindung pendengaran agar telinga tetap terjaga.

Notifikasi seperti ini cukup menyadarkan saya, bahwa bukan hanya headphone yang bisa merusak pendengaran, tapi juga suara dari lingkungan yang mungkin kita anggap “biasa saja”.

Bukan sekadar teknologi canggih, tapi juga preventif

Saya bukan audiophile, tapi saya peduli dengan telinga saya. Dan fitur seperti ini jadi penting. Apalagi, gangguan pendengaran bisa muncul secara perlahan tanpa kita sadari.

Teknologi seperti Hearing Test ini bukan untuk mereka yang sudah mengalami gangguan pendengaran, tapi justru untuk mencegah sebelum terlambat.

Apakah fitur ini sempurna? Tidak juga. Ini bukan pengganti tes pendengaran profesional di
klinik THT. Tapi untuk pengguna harian TWS seperti saya, ini sudah cukup jadiwake-up call.

Di dalam aplikasi Health pun ada catatan lengkap berdasarkan tanggal mengenai lingkungan bising yang kita alami.

Foto: Uzone.id



AirPods Pro 2 memang sering dilihat sebagai simbol gaya dan teknologi. Tapi fitur seperti ini membuktikan kalau Apple juga memikirkan kesehatan pengguna secara jangka panjang, bukan cuma soal suara jernih atau ANC (Active Noise Cancelling) yang apik.

Memang, fitur ANC terasa sangat berfaedah untuk meredam lingkungan atau suasana yang kelewat berisik, apalagi untuk fokus mendengarkan musik dengan khusyuk tanpa gangguan apapun.

Namun, berkat fitur Hearing Test ini, seolah saya diingatkan untuk tetap memperhatikan kesehatan pendengaran – hitung-hitung untukself-care.Jadi, sebagai yang rutin menggunakan TWS sehari-hari, saya jadi mulai menyesuaikan volume dan bergantian mengaktifkan Adaptive Transparency juga. Bukan cuma lebih nyaman, tapi bikin telinga tidak cepat capek.

Siapa yang sudah coba fitur ini juga?