Amazon Mulai Produksi Film Pakai AI, Cuma Biar Murah?

pada 4 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Di saatplatform-platform lain ingin membasmi AI dari konten-kontennya, raksasateknologi Amazon justru ingin menggunakan teknologi tersebut untuk memproduksifilm dan acara TV.

Rencana ini sudah mulai diwujudkan oleh Amazon MGM Studiosyang baru sama meluncurkan AI Studio khusus untuk mengembangkan teknologi AIyang bisa mempercepat proses pembuatan film dan acara TV.

Pengembangan alat AI tersebut dipimpin oleh seorangeksekutif hiburan berpengalaman bernama Albert Cheng dengan tujuan untukmemangkas biaya dan mempermudah proses kreatif baik sebelum dan setelahproduksi film/acara TV. 




Melansir dariTechCrunch,Albert Cheng sendirimenekankan bahwa tujuan utamanya adalah untuk mendukung tim kreatif, bukanuntuk menggantikan posisi mereka dengan AI. 

Fokusnya adalah meningkatkan efisiensi dan mengurangi biayasambil memastikan bahwa hak kekayaan intelektual dilindungi dan konten yangdihasilkan oleh AI tidak diserap ke dalam model AI lainnya. 

Salah satu contoh yang sudah diterapkan adalah serial"House of David" dari Amazon, yang menampilkan 350 adegan yangdihasilkan oleh AI pada musim kedua. 

Amazon berencana meluncurkan program beta tertutup padaMaret mendatang dengan mengundang mitra industri untuk menguji alat AI-nyatersebut dan siap diperkenalkan ke dunia pada Mei.




Sayangnya, Amazon sendiri belum memberikan rincian lebihlanjut mengenai perkembangan dari teknologi AI tersebut tapi nantinya, AIStudio tersebut akan bekerja sama dengan produser ternama.

Beberapa diantaranya adalah Robert Stromberg yang dikenalmelalui film “Maleficent,” Kunal Nayyar dari “The Big Bang Theory,” dan mantananimator Pixar Colin Brady. 

Mereka akan diajak untuk mempelajari cara terbaik dalammengimplementasikan AI dalam proses produksi film. Amazon juga memanfaatkanAmazon Web Services untuk dukungan kinerjanya dan berencana bekerja sama denganbeberapa penyedia LLM.

Meski memiliki tujuan yang baik bagi perusahaan, tapimeningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) di Hollywood memicu banyakperdebatan. Banyak orang di industri khawatir soal dampaknya terhadap lapangankerja, kreativitas, dan masa depan industri perfilman global.