Anggaran Rp2,5 Miliar Blora Disorot, Ada Langganan Canva dan CapCut

Uzone.id— Beda daerah, bedajuga aturan pemerintahannya. Kasus mark up anggaran kembali terdengar darisalah satu daerah di Indonesia, kali ini kabar tersebut datang dari PemerintahKabupaten Blora, Jawa Tengah.
Kabar terbaru, pemerintah daerah tersebut mengalokasikananggaran sebesar Rp2,5 miliar tahun ini untuk akses internet di lingkunganorganisasi perangkat daerah (OPD).
Yang bikin geger, terdapat langganan berbayar aplikasiediting populer seperti Canva dan juga CapCut di dalam anggaran tersebut.
Diketahui, tiga OPD menganggarkan penggunaan aplikasi editgambar dan video tersebut dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDMBlora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora, dan DinasKominfo.
Anggaran yang dialokasikan bermacam-macam, DP4 Bloramisalnya, mereka mengalokasikan dana sebesar Rp85 juta untuk aplikasi editgambar dan video selama satu tahun, disusul oleh BKPSDM sebanyak Rp33 juta, danKominfo sebesar Rp3,7 juta.
Mengutip dari Berita Jateng, Sabtu, (11/04), Sekretaris DP4Blora Lilik Setyawan, mengatakan bahwa langganan internet digunakan untukoperasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16kecamatan.
Ia merinci biaya langganan aplikasi seperti CapCut sebesarRp910 ribu per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahunnya.
“(Langganan) CapCut Rp910 ribu per tahun dan CanvaRp1.831.500,” katanya.
Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutinuntuk mendukung publikasi kegiatan sehingga masuk dalam anggaran. Ia menyebutbahwa pihaknya hampir setiap hari mengunggah konten untuk dipublikasikanmelalui sosial media milik DP4 Blora.
“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu haribisa lebih dari satu konten,” ujarnya.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan harga aslinya, biayaCanva per tahunnya dibanderol dengan harga Rp769 ribu per orang atau Rp1,3 jutauntuk paket Individu dan Tim. Untuk CapCut sendiri, harga yang dibanderolmencapai Rp103 ribu per bulannya hingga Rp999 ribu per tahun.