Aplikasi Sora Milik OpenAI Dirilis, Jadi ‘Gudangnya’ Video AI

Uzone.id— Setelahmemperkenalkan model generative AI untuk mengubah teks menjadi video bernamaSora pada awal 2025 kemarin, OpenAI akhirnya merilis aplikasi terpisah untukmenampung konten-konten buatan Sora AI.
Dirilis pada Selasa, (01/10), OpenAI meluncurkan aplikasimandiri atau aplikasi standalone untuk membuat dan berbagi video yangdihasilkan oleh Sora AI.
Seperti media sosial biasanya, pengguna bisa berbagi videobersama teman-teman di timeline aplikasi. Aplikasi ini ditenagai versi terbarudari perangkat lunak pembuat video Sora yang pertama kali diluncurkan padaDesember tahun lalu.
Bersamaan dengan ini, OpenAI juga merilis Sora 2 sebagaiversi terbaru dari model AI video mereka.
“Dengan Sora 2, kami langsung melompat ke momen GPT-3.5untuk video. Sora 2 mampu melakukan hal-hal yang sangat sulit–bahkanmustahil–bagi model generasi video sebelumnya. Contohnya, rutinitas senamOlimpiade, salto belakang di papan selancar secara akurat, serta lompatantriple axel hingga seekor kucing berpegangan erat-erat,” kata OpenAI dalamblog-nya.
Di aplikasi ini, pengguna nantinya bisa menghasilkan klippendek berdasarkan perintah teks. Bedanya, kini mereka juga bisa melihat videoyang dibuat oleh pengguna lain.
Lebih jauh lagi, aplikasi ini memberikan kemampuan untukmembuat avatar AI realistis lengkap dengan suara mirip diri mereka sendiri,yang kemudian dapat dimasukkan ke dalam video buatan mereka maupun videoteman—tentu dengan izin dari pemilik avatar.
Sora App dirilis secara gratis tapi masih terbatas lewatundangan, sehingga belum tersedia di App Store maupun Play Store.
Meski sudah populer dengan ChatGPT, kehadiran aplikasi Soraini bertujuan sebagai upaya untuk mempercepat adopsi teknologi baru ini, samaseperti yang dilakukan OpenAI ke ChatGPT beberapa tahun lalu.
Apalagi sekarang OpenAI semakin memiliki banyak saingan,khususnya untuk konten video AI ini. Salah satunya adalah Google (Alphabet),Runway AI, dan Midjourney, yang masing-masing juga menawarkan alat AI untukmembuat klip video pendek dengan cepat bahkan dalam beberapa kasus, lebih murahdibandingkan produksi video secara manual.