Apple Akhirnya Bikin Siri App, Riwayat Chat Tersimpan di Semua Device

Cupertino, Amerika Serikat, Uzone.id– Setelah bertahun-tahun hadir sebagai asisten virtual bawaan sistem operasi, Apple akhirnya memberikan "rumah" sendiri untuk Siri. Dalam ajang WWDC 2026, perusahaan asal Cupertino tersebut memperkenalkan Siri App, aplikasi khusus yang memungkinkan pengguna melanjutkan percakapan dengan Siri AI di berbagai perangkat Apple.
Kehadiran Siri App menjadi bagian dari transformasi besar Siri yang kini ditenagai Apple Intelligence.
Tidak lagi sekadar menjalankan perintah suara sederhana, Siri kini hadir dengan kemampuan percakapan yang lebih natural, memahami konteks pengguna, dan dapat mempertahankan riwayat interaksi lintas perangkat.
Mike Rockwell, Vice President Siri Engineering Apple, mengatakan bahwa pengalaman baru Siri AI akan hadir di lebih banyak platform Apple.
"Kami menghadirkan Siri AI, termasuk pengalaman percakapan yang lebih kaya, ke lebih banyak platform Apple," kata Rockwell saat keynote WWDC 2026.
Melalui Siri App, pengguna dapat melihat kembali percakapan sebelumnya, melanjutkan diskusi yang belum selesai, atau memulai percakapan baru kapan saja.
"Siri App memudahkan pengguna untuk kembali ke percakapan sebelumnya atau memulai percakapan baru," ujarnya.
"Saat membuka Siri App, pengguna dapat melihat ringkasan riwayat percakapan yang tersimpan secara privat di iCloud. Pengguna bisa memulai percakapan di iPhone, melanjutkannya di iPad, lalu menyelesaikannya di Mac," jelas Rockwell.
Dengan pendekatan tersebut, Siri kini terasa lebih mirip chatbot AI modern yang mampu menjaga kesinambungan percakapan dibandingkan asisten virtual tradisional.
Hadir di iPhone, iPad, Apple Watch hingga Vision Pro
Apple memastikan Siri App tidak hanya tersedia di Mac. Aplikasi tersebut juga hadir di iPhone, iPad, Apple Watch, dan Vision Pro dengan pengalaman yang disesuaikan untuk masing-masing perangkat.
“Di Apple Watch, pengguna dapat mengakses Siri App langsung melalui app grid baru dan melakukan berbagai perintah dari pergelangan tangan,” terang Rockwell.
Sementara di Vision Pro, Siri AI hadir dengan tampilan tiga dimensi yang dapat ditempatkan di ruang virtual pengguna.
Apple bahkan menghilangkan kebutuhan untuk mengucapkan "Hey Siri" di Vision Pro. Pengguna cukup melihat antarmuka Siri dan mulai berbicara secara langsung.
Kehadiran Siri App menjadi salah satu perubahan terbesar Apple terhadap Siri dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan dukungan Apple Intelligence, riwayat percakapan lintas perangkat, dan integrasi yang lebih dalam ke sistem operasi, Apple tampaknya ingin menjadikan Siri sebagai pusat pengalaman AI di seluruh ekosistem produknya.
Siri masuk ke Spotlight di macOS Golden Gate
Apple juga membawa perubahan besar untuk Siri di macOS Golden Gate. Senior Director Intelligent System Experience Engineering Apple, Justin Titi, menjelaskan bahwa Siri kini terintegrasi langsung ke Spotlight, fitur pencarian utama di macOS.
"Kami mengintegrasikan Siri langsung ke Spotlight," kata Justin.
Spotlight yang selama ini digunakan untuk mencari aplikasi, file, dan dokumen kini juga dapat digunakan untuk mencari jawaban atas berbagai pertanyaan menggunakan Siri AI.
Pengguna bahkan dapat memulai percakapan dengan Siri langsung dari berbagai elemen di sistem operasi.
"Pengguna juga dapat memulai percakapan dengan Siri melalui menu konteks sistem. Cukup klik kanan pada gambar, file, atau teks lalu bertanya kepada Siri," ujarnya.
Integrasi tersebut memungkinkan Siri membantu menjelaskan dokumen, memberikan informasi terkait gambar, hingga menjawab pertanyaan berdasarkan konten yang sedang dibuka pengguna.