Apple Jual iPhone 16 Pro Bekas 'Rasa' Baru, Cuma Rp12 Jutaan

pada 4 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Apple mulai menjual iPhone 16 Series versirefurbisheddi toko online resmi mereka. Banderolnya tentu saja lebih murah, berkisar antara 12 persen sampai 22 persen dibandingkan harga iPhone 16 Series baru saat ini.

iPhone 16 reguler misalnya, versirefurbishedyang dijual Apple mulai dari USD619 atau setara Rp10,4 jutaan. Harganya lebih murah USD80 atau Rp1,5 juta dibanding sekarang, dan jauh dibanding waktu rilis perdana yang dipatok USD799 atau Rp13,4 jutaan.

Sedangkan iPhone 16 Plus, dijual dengan harga mulai dari USD699 atau Rp11,7 jutaan, selisih USD100 atau sekitar Rp1,6 jutaan dibanding harga barunya. Malah, banderol untuk unitrefurbishedini USD200 atau Rp3,3 juta lebih terjangkau ketimbang saat peluncuran pada September 2024 lalu.


Untuk yang mengincar varian Pro, iPhone 16 Prorefurbisheddijual seharga USD759 atau Rp12,7 jutaan dan iPhone 16 Pro Max kena di angka USD929 atau Rp15,6 jutaan. Jauh lebih miring dibanding harga barunya yang tembus USD1.199 atau lebih dari Rp20 juta saat peluncuran. 

Meski statusnya barangrefurbishedalias rekondisi, Apple menjamin kualitasnya tidak kalah dengan barang baru yang keluar dari pabrik. Setiap unit yang dijual dipastikanunlocked, serta mendapatkan baterai baru dan cangkang luar yang jugagress.

Seperti dikutip dariMacrumors, paket penjualan iPhone 16 Series versirefurbishedini hanya putih polos, bukan boks ritel seperti biasanya. Isinya tetap sama, ada kabel USB-C dan dokumen penting, seperti garansi dan tata cara penggunaan. 

Soal garansi, Apple memberikan jaminan selama satu tahun ke depan. Pengguna bahkan bisa memperpanjang garansinya dengan membeli layanan AppleCare+. 



Unitrefurbishedini, diklaim Apple sudah melewati berbagai proses, termasuk pembersihan dan pengujian super ketat. Jadi secara fisik dan performa, bakal nyaris tak ada yang berbeda dengan unit terbaru.

iPhone 16 Seriesrefurbishedini sudah tersedia di toko online Apple untuk wilayah Amerika Serikat (AS), Kanada, Inggris, serta sejumlah negara Eropa seperti Prancis, Jerman, dan Italia. Namun, ketersediaannya mungkin berbeda-beda, tergantung stok di masing-masing negara.