Awas Terkecoh, Muncul Jebakan Situs Palsu buat Pre-order iPhone 17

pada 9 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.idPembukaanpre-order iPhone 17 series ternyata bukan cuma disambut Apple Fanboy saja.Peluncuran tahunan bertajuk Apple Event ini juga diincar oleh para penjahatsiber yang ingin memanfaatkan momen seru tersebut.

Pasca peluncuran iPhone 17, Rabu, (10/09), penjahat sibermenggunakan trik penipuan seperti situs palsu, undian abal-abal, programtesting iPhone hingga pre-order palsu.

"Penjahat siber memanfaatkan kegembiraan peluncuranproduk baru, mengubah antusiasme konsumen menjadi pintu gerbang bagipelanggaran data,” kata Tatyana Shcherbakova, Analis Konten Web Kaspersky.




Ia melanjutkan, “Kami telah menyaksikan taktik iniberkembang dari phishing kasar menjadi situs web yang sangat apik dan tampakautentik.”

Hal ini dibuktikan laporan dari Kaspersky yang menemukansitus-situs yang palsu yang meniru toko resmi Apple. Mereka memikat penggunadengan iming-iming pre-order iPhone 17 series "sebelum terjualhabis".

Kerugiannya tidak hanya ‘harapan palsu’ tapi juga kerugianmaterial dimana pencuri bisa saja mendapatkan detail kartu bank saatpembayaran.

Penjahat siber in juga pura-pura memberikan ‘giveaway’ yangmenjanjikan perangkat iPhone gratis sebagai hadiah. Modusnya, calon korban akandiajak untuk mengisi survei, mengirimkan informasi pribadi (alamat email, nomortelepon lainnya). Lalu, mereka juga diminta untuk membayar biaya pengirimanatau biaya layanan jika menang.




Modus lainnya adalah memberikan akses lebih awal untukmencoba iPhone 17 series lebih awal. Penipu akan mengiklankan akses tester inidengan cara memikat pengguna untuk memberikan detail kontak dan alamatpengiriman.

Korban yang sudah terjebak akan diminta untuk membayar biayapengiriman sebagai ganti unit. Namun pada akhirnya, iPhone yang dijanjikantidak pernah terkirim dan mengakibatkan kelebihan spam atau phising tertargetberkelanjutan.

Tatyana meminta para pengguna agar memprioritaskanverifikasi daripada impulsif agar tetap aman dan terhindar dari modus-modusini.

Masyarakat diminta untuk tetap melakukan pembelian secaraeksklusif dari sumber resmi, melakukan verifikasi URL dan menghindari penawaranyang tidak diminta, abaikan email, SMS, atau iklan yang tidak diminta yangmenjanjikan penawaran atau hadiah.

Jangan pernah membagikan data pribadi untuk barang-barang"gratisan" dan jangan lupa untuk tetap mengaktifkan autentikasimultifaktor pada ID Apple dan aplikasi keuangan.