Badai PHK Gak Ngaruh ke OpenAI, Sam Altman Malah Rekrut Ribuan Orang

Uzone.id— Di tengah badai PHKyang lagi-lagi menerpa perusahaan teknologi, OpenAI justru berambisi untukterus menambah karyawan mereka di tahun 2026 ini.
Perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman tersebut dilaporkanakan memperluas jumlah karyawan mereka hingga hampir 2 kali lipat, dari yangsaat ini sekitar 4.500 karyawan menjadi 8 ribu karyawan di akhir tahun nanti.
Perekrutan karyawan akan dilakukan hampir di semua divisi,mulai dari divisi pengembangan produk, engineering, riset, dan juga penjualan.Tak hanya itu, OpenAI juga akan merekrut posisi spesialis untuk jabatantechnicalambassadorshipyang bertugas membantu bisnis dalam memanfaatkan AI agarlebih optimal.
Melansir dariFinancial Times,Kamis, (26/03),langkah ini kemungkinan dilakukan OpenAI untuk meningkatkan persaingan denganperusahaan AI lain, salah satunya Anthropic dan chatbot AI mereka, Claude.
Berdasarkan AI Index dari Ramp, perusahaan kini 70 persenlebih cenderung memilih Anthropic saat pertama kali membeli layanan AIdibandingkan OpenAI. Gak hanya itu, pandangan pengguna kini juga lebih condong pada Anthropic gara-gara kesepakatan OpenAI dengan Dewan Pertahanan AS, Pentagon.
Kabar ini muncul setelah beberapa perubahan terjadi diOpenAI. Sebelumnya, CEO aplikasi OpenAI, Fidji Simo, memperingatkankaryawan dalam rapat internal bahwa perusahaan sedang menjalani reorganisasibesar, serta “secara aktif mengevaluasi area mana yang perlu diprioritaskanlebih rendah.”
Tak lama dari itu, OpenAI pun melakukan perubahan besardengan mematikan layanan video AI Sora yang sempat mereka andalkan.Pemberhentian layanan ini dilakukan kurang dari 1 tahun Sora dirilis denganalasan perusahaan yang ingin berfokus pada sektor robotika alih-alih padakonten visual berbasis AI.