Baru 6 Bulan Dirilis, OpenAI Suntik Mati Aplikasi Video AI Sora

Uzone.id— Langkah cukupmengejutkan diambil oleh OpenAI, induk dari ChatGPT tersebut mengumumkanakan mengakhiri aplikasi dan layanan pembuatan video AI milik mereka, Sora.
Pengumuman ini disampaikan pada Rabu, (25/03) waktu setempatmelalui akun resmi Sora.
“Saatnya mengucapkan selamat tinggal pada aplikasi Sora. Untuksemua yang telah berkarya, membagikan hasilnya, dan membangun komunitas diSora: terima kasih. Apa yang kalian ciptakan bersama Sora sangat berarti, dankami sangat paham bahwa kabar ini cukup mengecewakan,” kata perwakilan Soramelalui postingan tersebut.
Pemberhentian aplikasi Sora ini cukup mengejutkan mengingatusia platform yang terbilang masih sangat singkat. Bagaimana tidak, Sorasendiri baru dirilis pada 30 September 2025 lalu, yang artinya baru berusiakurang lebih 6 bulan.
Tak hanya usianya yang baru seumur jagung, keputusan inijuga membuat pengguna kaget karena Sora sendiri sempat jadi aplikasi andalanOpenAI karena jadi salah satu platform pertama yang hadir untuk membuat videoAI bermodalkan teks/prompt.
Bahkan saat pertama rilis, Sora sempat meraih popularitasbesar. Namun, sepertinya performa aplikasi ini belum memenuhi ekspektasiOpenAI. Melalui unggahan di platform X, akun resmi Sora mengumumkan bahwaaplikasi tersebut akan dihentikan.
Terkait alasan di balik penghentian ini, OpenAI disebut akanmengalihkan fokusnya ke arah lain, termasuk pengembangan simulasi dunia (worldsimulation) dan robotika.
“Kami memutuskan untuk menghentikan aplikasi dan API Sora.Seiring dengan fokus kami yang berubah dan kebutuhan komputasi meningkat, timriset Sora akan berfokus pada penelitian simulasi dunia untuk mendorongpengembangan robotika yang dapat membantu manusia menyelesaikan tugas-tugasfisik di dunia nyata,” kata perwakilan OpenAI, dikutip dariCnet.
Sejak awal perilisannya, banyak yang mempertanyakanbagaimana Sora bisa menghasilkan pendapatan bagi perusahaan karena seperti awalkehadiran ChatGPT, OpenAI belum menerapkan sistem premium. Hal ini punkemungkinan menjadi salah satu faktor Sam Altman menutup layanan tersebut.
Seperti aplikasi video lainnya, aplikasi Sora sendirimemiliki kemiripan dengan aplikasi video seperti TikTok. Di aplikasi ini,kalian bisa membuat video, bahkan tampil sebagai “bintang” di dalam videotersebut, menikmati feed tanpa akhir dan menonton video AI buatan pengguna lainmenggunakan OpenAI Sora 2.
OpenAI sendiri belum membagikan secara detail mengenai kapanproses penutupan layanan ini akan sepenuhnya dilakukan. Bahkan, tanggal pastipemberhentian operasi aplikasi ini juga belum ditetapkan.
Tapi, perusahaan menyatakan akan “segera membagikaninformasi lebih lanjut,” jadi detail tersebut kemungkinan akan diumumkan dalamwaktu dekat.