Berapa Pengeluaran Orang RI untuk Langanan Platform Digital per Bulan?

Uzone.id– Berlangganan platform digital rasanya sudah seperti gaya hidup zaman sekarang, meski persentasenya masih lebih banyak yang memilih layanan gratisan ketimbang berbayar. Hal ini dibuktikan dalam survei terbaru AsosiasiPenyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) berjudul ‘Profil InternetIndonesia 2025’ yang dirilis pada 6 Agustus 2025 lalu.
Survei ini mengungkap fakta menarik soal perilaku digitalmasyarakat Indonesia. Ternyata, hanya 7,75 persen pengguna internet yangberlangganan platform digital, sementara mayoritas, yaitu 92,25 persen memilihuntuk tidak memiliki langganan berbayar.
Dari segelintir pengguna yang berlangganan, layananstreaming video menjadi pilihan utama dengan persentase 56,98 persen, diikutistreaming musik sebanyak 21,02 persen, lalu layanan penyimpanan cloud sebanyak6,40 persen, dan gaming online sebanyak 5,7 persen.
Sementara layanan seperti aplikasi produktivitas berbayarsebesar 5,42 persen, kursus online (1,45 persen), berita digital (1,31 persen),hingga media sosial premium (0,66 persen) memiliki peminat yang jauh lebihkecil.
Dari sisi pengeluaran, mayoritas pengguna yang berlanggananplatform digital mengeluarkan antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per bulan(49,14 persen), sedangkan 28,45 persen lainnya menghabiskan kurang dari Rp50ribu per bulan untuk berlangganan.
Hanya sebagian kecil masyarakat RI atau sebanyak 0,58 persenyang rela mengeluarkan lebih dari Rp1 juta per bulan untuk langganan digital.
Tren ini menunjukkan bahwa meski konsumsi konten digitalterus meningkat, sebagian besar masyarakat Indonesia masih mengandalkan layanangratis, terutama untuk hiburan dan informasi.
Jika dilihat dari jumlah pengakses platform streaming videodi Indonesia, Vidio bisa dibilang menjadi platform streaming video (berbayar)yang paling banyak ditonton oleh warga Indonesia dengan angka 14,44 persen.
Disusul oleh Netflix dengan 5,56 persen, WeTV dengan 2,19persen, Viu dengan 0,64 persen dan Disney Hotstar sebesar 0,64 persen.
Sebelumnya, pengguna internet di Indonesia sendiri terusmengalami kenaikan. Meskipun cenderung kecil (hanya sekitar 1 persen), penggunaInternet di Indonesia kini menjangkau 80,66 persen dari populasi pendudukIndonesia. Ini artinya, sebanyak 229 juta masyarakat RI sudah terkoneksiinternet sementara 55 juta lainnya masih belum menjangkau internet atauoffline.