Bos Grab Bantah Gosip Merger dengan GoTo

pada 7 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Kabar merger antaraGrab dan GoTo selama satu tahun terakhir terus muncul ke permukaan. Bahkan,kabar terakhir muncul dari perwakilan pemerintah Indonesia yang mengiyakanrencana soal Grab-GoTo akan merger.

Setelah GoTo menyebut belum ada kesepakatan apa-apa mengenaimerger ini, sekarang giliran bos Grab yang menepis secara halus adanya kabar tersebut.

Presiden dan COO Grab, Alex Hungate pun meredam kabartersebut dengan menyebut kalau isu ini selalu muncul ke permukaan. Bahkan iamenyebut kalau gosip ini datang dan pergi begitu aja selama enam tahunterakhir.




Ketika ditanya apakah startup tersebut akan mengakuisisipesaingnya, Alex mengatakan bahwa perusahaan selalu mempertimbangkan peluangtetapi menepis adanya kemungkinan tersebut.

“Kalau ada peluang untuk tumbuh lebih cepat lewat mergeratau akuisisi, kami tentunya akan mengambilnya,” kata Hungate, dikutip dari TheBusiness Time.

Ia melanjutkan, “Tapi, ambang batas dan standar yang harusdipenuhi harus sangat tinggi bagi kami, apalagi pertumbuhan organik kami (di Indonesia) sedang berjalan sangatbaik,” kata Hungate pada sebuah konferensi di Ho Chi Minh City yangdiselenggarakan oleh Bloomberg.

Ketidakpastian merger ini juga terjawab melalui KomisiPersaingan dan Konsumen Singapura (CCS) yang menyatakan bahwa pihaknya belummenerima pemberitahuan merger dari Grab atau GoTo.

Mengutip dari Tech in Asia, CCS menyatakan bahwa pihaknyamenyadari adanya laporan media tentang kemungkinan merger dan tetap terbukauntuk pembahasan melalui proses pemberitahuan merger dan pra-pemberitahuan–jikahal tersebut terjadi.




Sebelumnya, GoTo juga sudah menyampaikan jawabannya terkaitkabar ini dimana GoTo keukeuh menyebut belum ada kesepakatan apapun dengan Grabterkait hal ini.

“Menanggapi spekulasi media terkait potensi transaksi antaraGoTo dan Grab, GoTo menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada suatukeputusan ataupun kesepakatan terkait hal tersebut,” kata R. A Koesoemohadiani,Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GoTo dalam keterangan yangditerima Uzone.id, Selasa (11/11).

Dalam keterangan lebih lanjut, Koesoemohadiani menyebutbahwa saat ini GoTo berada dalam posisi terkuat dalam beberapa tahun terakhir,didukung oleh rencana strategis serta kemajuan menuju profitabilitas yangberkelanjutan.

Ia menyebut saat ini, fokus perusahaan saat ini tetap padaeksekusi agar dapat mencapai sasaran strategis guna menciptakan nilai jangkapanjang bagi para pemegang saham dan seluruh ekosistem GoTo.