BSSN Kembali Gaet Kaspersky untuk Perkuat Keamanan Siber Indonesia

pada 2 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id– Badan Siber danSandi Negara kembali menggaet perusahaan siber asal Rusia, Kaspersky untukbekerja sama dalam memperkuat keamanan siber di Indonesia.

Diumumkan pada Senin, (13/04), penandatanganan NotaKesepahaman (MoU) dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) ini menjadi tahunke-5 kemitraan bagi kedua pihak.

Sejak saat itu, kolaborasi terus berkembang melalui berbagaikegiatan, mulai dari pertukaran pengetahuan hingga partisipasi dalam foruminternasional. Salah satunya adalah kunjungan ke Pusat Transparansi Kasperskydi Swiss, dan menghadiri KTT Analis Keamanan tahunan Kaspersky di Thailand danIndonesia. 




Selain itu, BSSN juga terlibat dalam program peningkatankapasitas siber (Cyber Capacity Building Program/CCBP) serta pertukaran teknisdi kantor pusat Kaspersky di Rusia.

Dalam MoU terbaru ini, terdapat empat fokus utama yang akandiperdalam. Pertama adalah kolaborasi kebijakan, termasuk pengembangan regulasidan perlindungan sektor strategis.

Kedua, kerja sama internasional melalui pertukaranintelijen ancaman dan praktik terbaik global. Ketiga, kolaborasi teknis untukmeningkatkan kemampuan deteksi dan respons terhadap serangan siber. Terakhir,inisiatif bersama seperti pelatihan, peningkatan kesadaran, dan pengembangantalenta siber.




Heng Lee, Director of Government Affairs and Public Policyuntuk Asia Pasifik dan Jepang di Kaspersky mengatakan bahwa pihaknya merasaterhormat karena terus bekerja sama dengan BSSN.

“BSSN telah berada di garis depan kepemimpinan pemikirankeamanan siber, dengan memberikan panduan tentang isu-isu strategis sepertikriptografi pasca-kuantum kepada industri. Dengan memanfaatkan keahlian globalkami, kami berharap dapat berkontribusi secara berarti untuk lingkungan digitalyang lebih aman dan tangguh di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Kebijakan Strategi Keamanan Siber danKriptografi BSSN, R. Tjahjo Khurniawan, menilai kerja sama ini pentingmengingat ancaman siber yang semakin kompleks.

“Karena tantangan keamanan siber menjadi semakin kompleksdan beragam, kami berharap dapat bergabung untuk meningkatkan kesadaran danmembangun generasi baru ahli yang dapat menanggapi tantangan ini,” katanya.




Ia juga menekankan pentingnya membangun generasi barutalenta siber yang siap menghadapi tantangan ke depan.

Hal senada disampaikan Managing Director Kaspersky AsiaPasifik, Adrian Hia, yang menilai penguatan ketahanan siber menjadi krusialseiring pesatnya transformasi digital di Indonesia.

“Ke depannya, kolaborasi ini akan memungkinkan kami untukberinvestasi dalam pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan kerangka kerjayang akan mendukung ketahanan siber negara ini bahkan untuk tahun-tahunmendatang.”

Dengan kerja sama yang diperbarui ini, Kaspersky dan BSSNdiharapkan mampu semakin memperkuat pertahanan siber nasional di tengah ancamandigital yang terus berkembang.