Bukannya Pantau Kesehatan, Galaxy Ring Malah Bikin Pengguna Masuk RS

pada 8 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Cincin pintar, Galaxy Ring, yang seharusnya bertugas memantau kesehatan sepanjang hari, justru membuat seorang penggunanya harus dilarikan ke rumah sakit. Insiden ini menimpa seorangtech reviewerbernama Daniel, pemilik akun @ZONEofTECH di X (dulunya Twitter).

Kejadian ini terjadi setelah baterai Galaxy Ring miliknya mengembang saat masih terpasang di jari, membuatnya terjebak dan menimbulkan rasa sakit. Daniel membagikan foto-foto yang menunjukkan Galaxy Ring yang tampak menekan jari telunjuknya dengan bagian dalam yang sudah mencuat keluar.


Daniel menceritakan bahwa insiden ini terjadi sesaat sebelum ia hendak naik pesawat. Cincin tersebut tiba-tiba membengkak dan tidak bisa dilepaskan. Singkat cerita, gegara kejadian tersebut, ia ditolak naik pesawat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis.

Di rumah sakit, staf medis menggunakan es untuk mengurangi pembengkakan dan pelumas medis untuk melepaskan cincin tersebut. Menurut Daniel, upaya sebelumnya di bandara yang menggunakan sabun dan krim tangan justru memperburuk keadaan.



“Saya sudah mencoba air dan sabun sebelumnya, dan petugas di gerbang memberi saya krim tangan, tetapi tidak berhasil. Malah, itu malah memperburuk keadaan dan membuat baterainya semakin membengkak,” katanya, membalas komentar dari salah satufollowers-nya.

Seperti yang terlihat pada foto, bagian dalam Galaxy Ring tampak rusak setelah berhasil dilepaskan. Jari Daniel juga terlihat mengalami iritasi dan bekas luka ringan. 

"Tidak akan pernah memakai cincin pintar lagi," tulisnya singkat.

Lantas, apa penyebabnya?

Sejauh ini Samsung masih melakukan investigasi atas kejadian yang menimpa Daniel. MengutipAndroid Authority, Samsung mengatakan bahwa kasus ini sangat jarang terjadi.

"Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Ini adalah kasus yang sangat jarang terjadi, dan kami sedang berkomunikasi langsung dengan Tuan Rotar (Daniel) untuk mengambil produk tersebut dan mempelajari masalahnya," kata Samsung.

Pihak Samsung juga telah menghubungi Daniel, mengganti biaya hotelnya, mengurus sisa perjalanan pulangnya, serta telah mengambil unit Galaxy Ring yang rusak untuk diinvestigasi lebih lanjut.


Lewat unggahan selanjutnya, Daniel memiliki beberapa teori mengenai penyebab insiden ini, mulai dari panas ekstrem saat ia berada di Hawaii untuk acara Snapdragon Summit 2025, paparan air asin, beberapa kali penerbangan, hingga kemungkinan baterai yang memang sudah rusak sejak awal.

Dari beberapa kemungkinan itu, paparan air asin dianggap sebagai penyebab yang paling mungkin. Galaxy Ring memang memiliki ketahanan air 10ATM dan rating IP68, namun sertifikasi tersebut tidak mencakup perlindungan terhadap efek korosif dari air asin.

Daniel juga menyebut bahwa daya tahan baterai cincinnya sudah bermasalah beberapa waktu sebelum kejadian, hanya bertahan 1,5 hari dari yang awalnya bisa sampai 7 hari. Bahkan, saat insiden terjadi, baterai cincin tersebut dalam keadaan kosong.


“Baterai cincin saya sudah sangat aneh selama berbulan-bulan (tidak tahan lama selama lebih dari 1-1,5 hari dan bahkan tidak menyala setelah diisi daya selama seharian penuh, sampai saya mengisi dayanya selama 2 hari,” jelasnya.

“Saat insiden pembengkakan ini terjadi, baterainya bahkan belum diisi dayanya,” lanjut Daniel. 

Dalam laporan lanjutannya, Daniel menyebut bahwa ia juga menemukan beberapa keluhan serupa di Reddit mengenai masalah baterai dan pembengkakan. Menurutnya, Samsung memang menawarkan unit pengganti gratis, namun beberapa pengguna melaporkan bahwa unit baru tersebut mengalami masalah yang sama di kemudian hari.

“Samsung bilang mereka akan memberi tahu saya hasil investigasinya, jadi akan terus memberi kabar! Semoga mereka mendiagnosis masalahnya dan mengganti semua unit yang terdampak secara permanen,” pungkasnya.