BYD Dolphin DM-i Hybrid Meluncur, Konsumsi BBM di Atas 20 KPL

pada 6 jam lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-BYD kian mempertegas ambisinya untuk menguasai New Energy Vehicle dengan terus menduniakan teknologi hybrid PHEV dari sistem DM-i khas BYD. Terbaru, mereka resmi meluncurkan Dolphin G DM-i.

Ini adalah sebuah hatchback plug-in hybrid (PHEV) yang sekaligus menjadi pionir karena akan dirakit langsung di fasilitas produksi perusahaan di Szeged, Hungaria, karena diperuntukkan untuk pasar Eropa.

Secara estetika, mobil ini membawa napas desain yang khas dengan profil lampu depan yang ramping, gagang pintu bergaya semi-tersembunyi, serta overhang yang pendek untuk memberikan kesan ringkas. 


Jika disandingkan dengan Dolphin versi listrik murni yang sudah beredar di Eropa, G DM-i memiliki dimensi yang berbeda. 

Mobil ini tercatat memiliki panjang 4.160 mm, lebar 1.825 mm, dan tinggi 1.575 mm dengan jarak sumbu roda 2.610 mm. 

Secara keseluruhan, ia 130 mm lebih pendek namun 55 mm lebih lebar dibandingkan varian listriknya, memberikan proporsi yang sedikit lebih padat namun tegap.



Masuk ke area kabin, BYD mencoba memadukan fungsionalitas dengan teknologi modern. Pengemudi akan disambut oleh panel instrumen LCD berukuran 8,8 inci.

Sementara untuk kebutuhan hiburan dan navigasi, tersedia layar sentuh mengambang dengan pilihan ukuran 10,1 atau 12,8 inci, bergantung pada level trim yang dipilih konsumen. 

Konsol tengah dirancang ergonomis dengan menempatkan bantalan pengisian daya nirkabel, cup holder, serta sejumlah tombol fisik. 

Untuk urusan akomodasi, mobil perkotaan ini tidak bisa dipandang sebelah mata dengan kapasitas bagasi standar 425 liter, yang bisa diperluas hingga 1.225 liter ketika kursi belakang dilipat rata.

Jantung mekanisnya adalah sektor yang paling menarik dari sistem plug-in hybrid ini. BYD mengandalkan mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated berdaya 70 kW yang dikawinkan dengan motor listrik berkekuatan 120 kW. 


Pada varian termurah yakni tipe Active, mobil ini menggunakan baterai kecil 7,42 kWh dengan output daya gabungan sebesar 129 kW. 

Sementara bagi konsumen yang memilih varian Boost, Comfort, hingga Sport, tersedia baterai yang lebih mumpuni dengan kapasitas 18,3 kWh. 

Baterai yang lebih besar ini memungkinkan mobil melaju dalam mode listrik murni hingga jarak 105 km berdasarkan standar WLTP, sekaligus mendongkrak output daya gabungan hingga 156 kW atau setara 209 Hp.

Performa yang ditawarkan pun cukup kompetitif untuk sebuah mobil keluarga, di mana ia mampu berakselerasi dari nol hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 8,3 detik, dengan catatan konsumsi bahan bakar yang efisien di angka 4,5 liter per 100 km. 

Dengan segala spesifikasi tersebut, konsumen di Jerman kini sudah bisa melakukan pemesanan dengan banderol mulai dari 28.990 euro, atau setara dengan Rp 596 jutaan. 

Angka ini menempatkan Dolphin G DM-i sebagai penantang serius yang siap menggoyang pasar hatchback Eropa dengan fleksibilitas mesin hybrid yang kini semakin dilirik sebagai jembatan transisi menuju elektrifikasi penuh.