ByteDance Akhirnya Sepakat Lepas TikTok ke Amerika Serikat

pada 6 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— ByteDance akhirnyasepakat untuk melepas TikTok ke tangan Amerika Serikat setelah diskusi yangcukup alot sepanjang 2025. Perusahaan asal China tersebut resmi menandatanganiperjanjian untuk membentukTikTok U.S. joint ventureyang nantinya akanmengelola aplikasi TikTok di AS, Kamis (18/12).

TikTok U.S. joint ventureini melibatkan tigainvestor besar yang resmi patungan untuk membeli saham TikTok di AS demimenghindari pemblokiran. Perusahaan ini adalah Oracle, Silver Lake, dan jugaMGX. 

Dalam memo internal kepada para karyawan, kesepakatan inirencananya akan dirampungkan pada 22 Januari 2026 mendatang. CEO TikTok, ShouZi Chew mengkonfirmasi kepada karyawan bahwa ByteDance dan TikTok telahmenandatangani perjanjian mengikat dengan konsorsium ini.




“Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengucapkanterima kasih atas dedikasi dan kerja keras kalian yang tak kenal lelah. Upayakalian memastikan kami tetap beroperasi di level tertinggi dan akan memastikanTikTok terus tumbuh dan berkembang di Amerika Serikat dan di seluruh dunia,”tulis Chew dalam memo tersebut, dikutip dariThe Associated Press.

Ia melanjutkan, “Dengan perjanjian-perjanjian ini, fokuskami tentunya tetap pada hal yang selalu menjadi prioritas—yaitu memberikanyang terbaik bagi pengguna, kreator, bisnis, dan komunitas TikTok global.”

Langkah ini merupakan langkah signifikan menuju akhirketidakpastian nasib TikTok di AS yang telah berlangsung bertahun-tahun sertamemperkokoh posisi mereka yang rentan untuk diusir dari negara tersebut.



Kesepakatan ini menjadi tonggak penting bagi aplikasiandalan Gen Z di AS setelah bertahun-tahun pertarungan yang dimulai padaAgustus 2020, ketika Trump hingga Joe Biden pertama kali mencoba untuk melarangaplikasi tersebut.

Reuters melaporkan bahwa Oracle, Silver Lake, dan firmainvestasi Uni Emirat Arab MGX masing-masing akan memegang 15 persen sahamTikTok di AS. Lalu, 19,9 persenny akan dimiliki oleh ByteDance dan 30,1 persenlainnya akan dimiliki oleh afiliasi investor ByteDance yang sudah ada.

Bagaimana dampaknya?

Dampak dari kesepakatan ini hanya akan dirasakan oleh pengguna di AS saja, karena nantinya perusahaan baru ini akan beroperasi secaraindependen dan punya kewenangan penuh atas perlindungan data pengguna AS di TikTok. Mereka juga akan memiliki kewenangan dalam keamanan algoritma, moderasi konten, dan keamanan perangkat lunak.

Kesepakatan ini sejalan dengan rencana yang diumumkan padaSeptember lalu. Saat itu, Presiden Donald Trump menunda penerapan undang-undangpelarangan TikTok dan terus melakukan ‘perpanjangan waktu’ sambil menungguByteDance melepas aset TikTok di AS.