Candi Borobudur Melekat di Yamaha XS650 Boardtracker
pada 10 tahun lalu - byOtomania

Konsep rancang bangun boardtracker cukup mewabah di dunai kustom. Aliran ini pertama kali muncul pada era 1910 seiring transisi sepeda menjadi sepeda motor dalam lintasan balap veldrome.
Salah satu ciri identiknya ada disektor rangka bermodel rigid. Salah satu contohnya seperti karya Ariawan Wijaya dari Custom Concept Industries (CCI) yang merubah Yamaha XS650 lansiran 1972 menjadi boardtracker.
Hampir seluruh pengerjaan dilakukan secara handmade. Mulai dari sektor rangka, desain, detail, sampai akhirnya bisa terbentuk menjadi sebuah motor.
Untuk rangka dibuatnya sendiri mengunakan batangan besi yang dirangkai. Selain besi, bahan kuningan ikut digunakan sebagai materi untuk pembuatan bodi dan tangki, sedangkan alumunium dipilih untuk bahan membuat kedua tromol.
Berita Terkait:
- Ide Gila Honda Megapro "Techno Fighter"
- Sadis, Honda Tiger Dijejali Mesin 5 Silinder
- Walang Sungsang, Kawin Silang Honda Tiger dan KTM
Menariknya, Ari tidak lupa mengentalkan nuansa etnik pada boardtracker-nya. Tematis seni khas Jawa dipilih dengan seni handcrave yang diukir langsung pada sektor blok mesin, tangki dan beberapa aksen lain yang mengambarkan kebesaran Candi Borobudur. Karena hal ini lah motor ini dijuluki dengan "Borotracker".