Catat! Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Nataru 2025/26

Uzone.id-Mengantisipasi arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/26, Korlantas Polri menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas, terutama pergerakan kendaraan dari wilayah Jawa dan Bandung menuju Jakarta.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan, rekayasa disusun berdasarkan potensi lonjakan dan pertemuan arus kendaraan di titik-titik krusial, salah satunya KM 66 ruas Tol Jakarta–Cikampek.
“Terkait arus balik, strategi yang kita gunakan melihat perkembangan lompatan arus. Ketika nanti dari Jawa dan dari Bandung terjadi crossing atau pertemuan arus di KM 66, itu akan kita kelola,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Uzone.id.
Pemanfaatan Tol Jakarta–Cikampek Selatan
Untuk mengurai kepadatan di titik tersebut, Korlantas mempertimbangkan pemanfaatan Tol Jakarta–Cikampek Selatan (Japek Selatan) secara fungsional.
Jalur alternatif ini disiapkan guna mengurangi beban lalu lintas di ruas utama Tol Jakarta–Cikampek.
“Apakah nanti Jasa Marga kita izinkan menggunakan Japek Selatan secara fungsional, itu akan kita pertimbangkan sesuai kondisi di lapangan,” kata Agus.
Puncak Arus Balik
Pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 1 dan 4 Januari 2026, volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan.
Dalam kondisi dimaksud, Japek Selatan menjadi salah satu opsi utama untuk mengelola arus agar tidak terjadi penumpukan di KM 66.
“Kami menyarankan ketika arus puncak, bangkitan arusnya tinggi, kita coba menggunakan Japek Selatan secara fungsional. Sehingga crossing di KM 66 bisa kita kelola dengan baik,” ujarnya.
Skema Contraflow dan One Way Sepenggal
Selain jalur alternatif, rekayasa contraflow juga disiapkan apabila volume kendaraan meningkat tajam. Tak hanya itu, Korlantas turut menyiapkan skema one way sepenggal sebagai langkah lanjutan.
"Apabila ada indikator parameter dari KM 414 itu sudah 3.600 kami akan coba juga nanti one way sepenggal. Nanti akan kita lihat yang jelas kita sudah siap merencanakan pengamanan baik arus balik,” jelasnya.