CEO X Mengundurkan Diri Usai Grok AI Picu Keributan

pada 1 tahun lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Linda Yaccarino,CEO aplikasi X (Twitter) langsung mengundurkan diri tak lama setelah adanyainsiden yang ditimbulkan oleh chatbot andalan mereka, Grok AI.

Pengumuman ini disampaikan pada Rabu malam, (09/07), olehLinda dalam postingan pribadinya.

“Setelah dua tahun yang luar biasa, saya memutuskan untukmengundurkan diri sebagai CEO X,” katanya sebagai pembuka.

Linda melanjutkan, “Ketika Elon Musk dan saya pertama kaliberdiskusi soal visi X, saya tahu bahwa ini akan menjadi kesempatan seumurhidup untuk menjalankan misi luar biasa perusahaan ini. Saya sangat berterimakasih kepada Musk karena sudah memberikan saya tanggung jawab untuk melindungifreespeech,mengarahkan kembali perusahaan dan mengubahnya menjadiEverythingApp.




Sebagai penutup, Linda pun berterima kasih dan akan terusmendukung X kedepannya. Sayangnya, dalam surat ini tidak disebutkan alasankenapa dirinya tiba-tiba harus undur diri dari X.

Spekulasi pun muncul ke permukaan, mungkin hal ini terjadiakibat kekacauan yang disebabkan oleh Grok AI. Pasalnya, Linda mengundurkandiri tak lama setelah chatbot AI milik Musk tersebut menjadi sorotan karenapostingan antisemitnya.

Merespon pengunduran diri Linda, Elon Musk langsungmenjawabnya dengan ucapan terima kasih singkat.

“Terima kasih atas kontribusimu,” jawabnya.

Linda Yaccarino mulai menjabat sebagai CEO X pada tahun 2023 lalu. Sebelumnya ia menjabat sebagai chairman untuk periklanan global dan partnership NBCU semenjak 2011. NBCUniversal sendiri merupakan perusahaan yang mengoperasikan lebih dari 20 ribu saluran, termasuk TV kabel, lokal dan lainnya di Amerika maupun internasional.



Salah satu alasan kenapa Linda dipilih sebagai CEO baru Twitter adalah karena latar belakangnya di periklanan, yang mana iklan menjadi salah satu concern Twitter kala itu. Sayangnya, akibat kekacauan yang timbul karena Grok AI, dirinya kemudian harus mengundurkan diri.

Bagi yang belum tahu, Grok AI, chatbot interaktif milik ElonMusk harus dibungkam karena dianggap menyebarkan respon yang terkesananti-semit dan melanggar aturan platform. Kasus ini terjadi pada Selasa,(08/07) dan tak lama kemudian segera ditangani oleh tim xAI.

Salah satunya adalah respon Grok AI mengenai Hitler,memberikan respon yang dianggap sensitif mengenai korban banjir di Texas danmemberikan respon soal Israel. Salah satu yang menjadi perhatian lainnya adalahGrok AI yang tahu kalau tim xAI sudah menghapus tweetnya.

Akibat ke-chaos-an ini, xAI membungkam Grok AIsehingga pengguna tidak bisa lagi mendapat respon dari chatbot AI tersebut.Perusahaan juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengambil tindakan terkaithal ini, termasuk menghapus postingan terbaru Grok.

“Sejak mengetahui konten tersebut, xAI telah mengambiltindakan untuk melarang ujaran kebencian sebelum Grok memposting di X. xAIhanya melatih pencarian kebenaran. Berkat jutaan pengguna di X, kami dapatdengan cepat mengidentifikasi dan memperbarui model dimana pelatihan dapatditingkatkan,” tulis xAI lewat akun resmi Grok.