Changan Janjikan Pengiriman Deepal S05 Mulai Agustus 2026

pada dalam 3 jam - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-PT Changan Automobile Indonesia secara resmi telah membuka keran pemesanan (pre-booking) bagi model ini, yang digadang-gadang akan mengisi segmen harga di kisaran Rp 500 jutaan.

Dalam upaya menarik perhatian pasar, Changan menerapkan strategi insentif yang cukup agresif untuk 500 konsumen pertama. 




Changan memberikan paket keuntungan bernilai tambah, yang terdiri dari potongan harga langsung sebesar Rp 20 juta, asuransi all-risk dengan perlindungan selama satu tahun, serta skema harga khusus untuk garansi baterai. 

Penawaran ini menjadi nilai jual utama bagi calon konsumen yang ingin melakukan transisi ke kendaraan ramah lingkungan dengan paket purnajual yang lebih kompetitif.

Target distribusi Agustus 2026

Terkait ketersediaan unit, pihak Changan memastikan bahwa para konsumen yang telah melakukan pre-booking akan diprioritaskan dalam antrean distribusi. 

Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi, menyatakan bahwa target serah terima unit perdana dijadwalkan pada awal Agustus 2026. 

"Konsumen yang sudah pre-book akan mendapat unit secepatnya. Kemungkinan di awal Agustus kita bisa serah terima. Karena kita dalam waktu dekat juga akan launching resmi S05 ini," kata Ridjal.

Momen tersebut rencananya akan bertepatan dengan peluncuran resmi kendaraan serta pengumuman harga final secara publik.

Mengenai volume pemesanan, Changan saat ini masih dalam tahap melakukan rekapitulasi data. 

Mengingat kanal penjualan yang tersedia cukup beragam—mulai dari situs resmi, jaringan diler, hingga aktivitas pameran—perusahaan masih melakukan integrasi data agar distribusi tetap berjalan presisi.




Antusiasme pasar yang terpantau sejak debut perdana Deepal S05 di One Satrio, Jakarta, menunjukkan sinyal positif. 

Dengan persiapan distribusi yang matang dan insentif yang menarik, langkah Changan ini tampaknya menjadi upaya serius untuk memperkuat posisi mereka di kancah persaingan mobil listrik Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.