ChatGPT Translate Sudah Tersedia, Apa Saja Keunggulannya?

pada 5 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Pekan lalu,secara mengejutkan OpenAI diam-diam meluncurkan alat terjemahan baru bernamaChatGPT Translate. Kehadiran platform ini jadi cara OpenAI untuk menggoyahkandominasi Google Translate.

Meskipun sebenarnya aplikasi ChatGPT saja sudah bisadigunakan untuk menerjemahkan, tapi alat yang satu ini hadir secaraterpisah dan dikhususkan hanya untuk melakukan terjemahan.

ChatGPT Translate sendiri kini sudah tersedia untuk semuapengguna dan baru tersedia dalam bentuk situs/web saja. Ketika dibuka, web yangsatu ini secara tampilan terasa sangat familiar karena mirip dengan GoogleTranslate. 




Kalian akan langsung mendapatkan dua kotak teks, dimana yangsatu untuk input alias teks untuk bahasa asal dan satu untuk output ke bahasayang ditranslate.

Lalu, apa saja sih keunggulannya?

Meski baru dirilis, ChatGPT Translate sudah memiliki fiturdeteksi bahasa otomatis dan dukungan terjemahan ke dan dari lebih dari 50bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Keunggulan lainnya adalah apa yang bisa kalian lakukansetelah teks diterjemahkan. Di bagian bawah tampilan, kalian akan melihatbeberapa opsi prompt yang memungkinkan kalian untuk mengedit teksterjemahan. 


Opsi-opsi ini meliputi prompt seperti membuat terjemahanterdengar lebih fasih, menulis ulang dalam nada formal bisnis, menyederhanakankalimat untuk anak-anak, atau menyesuaikan untuk audiens akademis. 

Jika kalian memilih salah satu opsi ini, kalian akanlangsung diarahkan ke halaman utama ChatGPT dengan prompt yang sudah terbentuksepenuhnya, sehingga memungkinkan kembali kustomisasi yang lebih mendalammenggunakan AI.



Dengan kehadiran fitur ini, OpenAI melalui ChatGPT Translateingin menghadirkan nuansa AI-first yang unik. 

Alih-alih hanya menerjemahkan dari satu bahasa ke bahasalain, platform ini memungkinkan pengguna untuk mempertimbangkan konteks, nada,dan audiens, hal yang belum pernah dilakukan oleh alat terjemahan lainnya.

Meski begitu, mamanya juga baru dirilis, kesenjangan fiturdengan antara ChatGPT Translate dan Google Translate masih cukupsignifikan. 

Selain jumlah bahasa yang tersedia masih jauh dibawahGoogle, ChatGPT Translate juga belum mendukung penerjemahan teks di gambar.

Selain itu, belum ada dukungan untuk menerjemahkan dokumen,tulisan tangan, situs web, atau percakapan secara real time seperti GoogleTranslate.

Gak hanya itu, ChatGPT Translate juga belum hadir dalambentuk aplikasi dan hanya mendukung terjemahan teks biasa di desktop danbrowser smartphone. 

Untuk saat ini, Google jelas unggul dalam permainanpenerjemahan tapi melihat beberapa fitur menjanjikan seperti prompt dankustomisasi terjemahan, ChatGPT Translate mengisyaratkan masa depan yang cukupberbeda.

Jika OpenAI memperluas dukungan bahasa dan menambahkan fiturlainnya, gak menutup kemungkinan kalau nantinya Translate milik ChatGPT inimampu menggoyahkan posisi Google dalam persaingan produk ini.