Chery Hampir Jual 20 Ribu Unit Mobil di 2025, EV Jadi Tulang Punggung

pada 4 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Chery Sales Indonesia (CSI) menjual hampir 20 ribu unit mobil sepanjang tahun 2025 kemarin. Dari jumlah itu, mobil listrik alias electric vehicle (EV) menjadi tulang punggung utama mereka.

Data ini disampaikan oleh Budi Darmawan Jantania selaku Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia saat media Drive C5 CSH di Semarang, Jawa Tengah.

"Kalau Chery itu totalnya 19 ribuan tahun kemarin, dan EV masih nomor satu. Kontribusi (tertinggi) EV, terus kedua CSH," ujar Budi singkat.

Saat ditanya mengenai model yang paling diminati konsumen, Budi membeberkan dua model EV punya komposisi yang mirip antara J6 dan E5.



"Jadi dominan sebenarnya untuk Chery itu J6, nomor dua E5, nomor tiga Tiggo 8 CSH. Plus minus lah ya mirip-mirip, E5 sama J6 tuh (angka penjualannya) mirip-mirip," ungkap Budi.

Budi juga menjelaskan, meskipun kategori CSH punya angka penjualan nomor tiga di jajaran model Chery di Indonesia, namun jika dibandingkan model internal combustion engine (ICE) alias mobil konvensional presentasenya tidak jauh berbeda.

"Cuma memang komposisinya hampir 33 persen, 23 persen, ICE-nya juga kebetulan 30 persenan. Mirip-mirip di tiga itu, cuma yang membedakan CSH itu kita baru start di bulan kelima baru mulai jualan," jelasnya.





Secara keseluruhan berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil Chery di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan selama tahun 2025 kemarin.

Tercatat pada tahun 2024 penjualan mereka secara wholesales hanya mencapai 9.141 unit dengan angka retail hanya 8.626 unit.

Jika dibandingkan dengan tahun 2025 kemarin, penjualan Chery secara wholesales mencapai 19.391 unit dan retail mencapai 19.485 unit.



Meliat tren penjualan yang bertumbuh dua kali lipat dalam dua tahun, Chery pun optimis bisa mempertahankan pertumbuhan ini pada periode 2026 ini.

Bahkan Budi mengaku pihaknya akan lebih agresif lagi dengan meluncurkan enam hingga tujuh model baru sepanjang 2026 untuk dapat merangsang pasar otomotif Indonesia.

"Kami expect growth-nya kurang lebih polanya sama. makanya kami tahun ini agresif, akan meluncurkan mungkin sekitar 6 sampai 7 produk baru," pungkasnya.