China Larang Handle Pintu Tersembunyi, Banyak Bikin Celaka!

pada 9 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Trenrectractablealias handle pintu lipat otomatis yang bisa tersembunyi di bodi mobil sempat jadi tren yang diperkenalkan mobil-mobil futuristis dari China. Namun, kini negeri Tirai Bambu tersebut melarang penggunaan handle tersebut.

Pemerintah China saat ini tengah mempertimbangkan pelarangan desain handle pintu mobil yang sepenuhnya tersembunyi. 



Walaupun desain ini menonjolkan kesan futuristik dan aerodinamis, regulator menilai daftar kerugian desain ini semakin banyak dan menjadi ancaman keamanan serius, sehingga dinilai lebih besar daripada manfaatnya.

MelansirArenaEV, pembatasan ini diperkirakan akan dituangkan dalam rancangan standar wajib yang disiapkan bulan ini.

Bila disahkan, produsen mobil mendapat masa tenggang selama satu tahun sebelum aturan mulai diberlakukan, dan diperkirakan pada Juli 2027.

Setelah itu, desain handle pintu tersembunyi tidak lagi diperbolehkan di kendaraan baru yang dijual di Tiongkok.


Namun, desain semi-retractable dan tradisional masih diizinkan, dengan syarat tambahan penting, harus menyertakan sistem cadangan mekanis agar tetap operasional meski mobil kehilangan daya.

Dari sisi efisiensi, klaim pengurangan koefisien drag sebesar 0,03 Cd ternyata terlalu dilebih-lebihkan.

Penelitian independen hanya menunjukkan manfaat sebesar 0,005–0,01 Cd, yang hanya menyumbang penghematan energi sekitar 0,6 kWh per 100 km, jumlah yang tergolong tidak signifikan bagi kebanyakan pengendara.

Di sisi lain, mekanisme elektronik pada handle tersembunyi menambah bobot hingga sekitar 7–8 kg, bahkan mencapai 18 lb (~8 kg), sehingga bisa membatalkan keuntungan aerodinamis tersebut.

Biayanya pun jauh lebih tinggi, hingga tiga kali lipat dibanding handle mekanis, sementara tingkat kerusakannya delapan kali lebih sering. Bahkan, kegagalan handle termasuk dalam 12 persen total kasus perbaikan kendaraan pada salah satu merek EV besar.

Risiko Keselamatan

Namun yang paling mengkhawatirkan adalah risiko keselamatan. Dalam uji tabrakan samping yang dilakukan oleh China Insurance Automotive Safety Index (C-IASI), handle elektronik hanya membuka pintu sebesar 67 persen, jauh tertinggal dari handle mekanis yang mencapai 98 persen.

Kejadian nyata pun terjadi, saat suhu dingin di Changchun pada 2024, motor handle membeku dan menghentikan keluar masuk penumpang.



Saat musim hujan lebat di Guangdong, beberapa mobil EV mengalami korsleting sehingga pintu tidak bisa dibuka, memaksa penumpang memecahkan kaca untuk keluar.

Kecelakaan akibat kegagalan handle meningkat 47 persen sepanjang 2024, dengan handle tersembunyi menjadi penyebab 82 persen dari kasus tersebut.

Selain itu, keluhan terkait jari anak yang terjepit handle otomatis melonjak 132 persen, bahkan beberapa melibatkan patah tulang.