Cloudflare Ungkap Penyebab Internet Sedunia Lumpuh

Uzone.id– Selasa malam waktuIndonesia, berbagai situs hingga aplikasi tiba-tiba mengalami gangguan dantidak bisa diakses secara normal. Bahkan, aplikasi X (Twitter) hampir tidakbisa diakses selama beberapa jam.
Usut punya usut, kiamat internet kecil ini disebabkan olehgangguan pada layanan Cloudflare yang digunakan oleh berbagai situs, termasukX, ChatGPT, Snapchat, Roblox hingga layanan penitipan barang, Paxel.
Terkait gangguan ini, pihak Cloudflare pun buka suara danmenjelaskan penyebab layanan mereka lumpuh berjam-jam. Dalam keterangannya,Cloudflare menyebut kalau gangguan ini tidak ada kaitannya sama sekali denganserangan siber.
Meski pada awalnya mereka menyangka gangguan ini karenaserangan siber, tapi setelah ditelusuri lebih dalam, gangguan ini disebabkanoleh masalah teknis internal.
“Hal ini dipicu karena adanya perubahan izin pada salah satusistem basis data kami, yang menyebabkan basis data menghasilkan entri ganda kedalam "feature file" yang digunakan oleh sistem Manajemen Bot kami,”tulis pihak Cloudflare dalam blog resminya, dikutip Rabu, (19/11).
Gara-gara entry ganda ini, file ini pun menjadi dua kalilipat ukurannya. Lalu, karena diatur secara otomatis, file-file ini membengkakitu dikirim ke semua server di jaringan Cloudflare.
Masalahnya, software yang bertugas mengarahkan lalu lintasinternet di server-server itu punya batas ukuran file yang bisa dibaca. Nah,karena ukuran file baru ini lebih besar dari batas tersebut, pada akhirnya halini menyebabkan gangguan pada server dan merembet ke situs yang menggunakanCloudflare.
Karena gangguan ini, Cloudflare pun menyampaikan permintamaafannya kepada semua layanan yang terdampak dan kepada para penggunainternet.
“Mengetahui bahwa ada momen di mana jaringan kami tidakdapat mengarahkan lalu lintas data tentu membuat kami menyesal. Kami menyadaribahwa kami telah mengecewakan kalian hari ini,” tulis mereka.
Setelah mengetahui sumber masalahnya, Cloudflare mengklaimlalu lintas server sebagian besar sudah berjalan normal pada dan masih terusbekerja untuk mengurangi beban yang meningkat pada berbagai bagian jaringan.Selang 3 jam setelah melakukan perbaikan, Cloudflare mengklaim semua sudahkembali berjalan normal.
Cloudflare sendiri membagikan update realtime mengenaistatus perbaikan dan operasional di setiap negara. Dari pantauanUzone.id, beberapa negara sudah sepenuhnyaberoperasi, namun beberapa wilayah seperti Jakarta, Kuala Lumpur dan Hong Kongmasih terus mengalami perbaikan dan dalam proses partially re-routed.