Demo Masih Berlanjut, Gojek Beri Imbauan untuk Mitra Driver

Uzone.id— Kondisi Indonesiasaat ini masih terus memanas di tengah aksi demonstrasi masyarakat yangberlangsung di berbagai wilayah. Kondisi ini juga turut mempengaruhi sektortransportasi, khususnya ride-hailing seperti Gojek, Grab, Maxim hingga InDrive.
Melihat kondisi tersebut–terlebih setelah adanya insidenyang menyebabkan mitra driver Gojek-Grab terluka hingga meninggal dunia,masing-masing platform pun mulai memberikan himbauan pada mitra mereka, salahsatunya adalah Gojek.
Dalam himbauan yang dibagikan pada Minggu, (31/08), AdeMulya selaku Direktur Public Affairs & Communications GoTo mengatakan bahwamereka mengirimkan himbauan rutin terkait keselamatan para mitranya ke aplikasimereka masing-masing.
Himbauan tersebut diantaranya adalah menghindari aktivitasdi area rawan, mengutamakan trip di area perumahan atau lokasi yang lebih aman,menggunakan tombol darurat apabila terjadi hal yang tidak diinginkan saatmenjalankan trip serta menghubungi Satgas/Ambulans Gojek yang siaga 24/7 bilamembutuhkan bantuan.
“Kami juga mengingatkan seluruh mitra yang tetap memilihmenjalankan layanan untuk selalu waspada, menjaga diri dan penumpang, sertamenjauhi lokasi-lokasi rawan dan tidak mudah terprovokasi demi menjagakeselamatan bersama. Kami percaya, dengan saling menjaga, kita semua dapatmelalui masa ini bersama,” tambah Ade.
Ade melanjutkan bahwa di tengah situasi seperti ini,layanan-layanan Gojek masih terus hadir untuk melayani masyarakat. Oleh karenaitu, pihaknya tetap mengapresiasi pada driver dan merchant yang masih terusberoperasi hingga saat ini.
Meski begitu, Ade menegaskan bahwa keselamatan mitra danpengguna selalu menjadi prioritas utama mereka.
“Untuk itu, kami senantiasa melakukan berbagai langkah agarlayanan berjalan seaman mungkin, sehingga masyarakat tetap bisa mengandalkanGojek dengan tenang dan mitra tetap aman di jalan,” tambahnya.
Sebelumnya, kejadian menyedihkan terjadi saat aksidemonstrasi terjadi. Driver Gojek dan Grab, Affan Kurniawan meninggal duniaakibat dilindas oleh mobil Rantis Brimob pada Kamis malam, (28/08). Tak hanyaAffan, dilaporkan driver lainnya juga mengalami luka akibat insiden tersebut.
Duka lain juga terjadi di Makassar, dimana pada Sabtu,(30/08), seorang driver Grab bernama Rusdamdiansyah meninggal dunia karenadikeroyok massa saat aksi terjadi. Diketahui, dirinya sudah bergabung bersamaGrab lebih dari 7 tahun.
Rusdamdiansyah meninggal dunia setelah dikeroyok massa diMakassar, ia dituding sebagai intel ketika berada di tengah massa yang sedangricuh. Rusdamdiansyah sendiri sempat dilarikan ke RSUP Kemenkes Makassar namunnyawanya tak tertolong.