Driver Ojol Dipukuli di Pontianak, Gojek Bantu Proses Hukum

pada 9 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Insiden pemukulanyang dilakukan oleh oknum anggota TNI kepada seorang pengemudi ojek onlinebernama Teguh terjadi di Pontianak pada Sabtu, (20/09) lalu. Driver ojol yangterdaftar sebagai mitra Gojek tersebut kini masih dalam perawatan karenamengalami patah hidung dan luka benjol di bawah mata.

Menanggapi tindakan kekerasan ini, pihak Gojek punmenyayangkan adanya insiden tersebut dan melakukan pendampingan pada korban dan keluarga.

“Gojek menyayangkan terjadinya insiden yang menimpa salahsatu mitra driver kami, Teguh Sukma, pada Sabtu (20/9) di Jalan P. Aim,Pontianak. Dalam insiden tersebut, mitra driver kami mengalami tindak kekerasanfisik yang mengakibatkan luka-luka. Saat ini, kondisi mitra driver tengahmendapat penanganan medis,” kata Ade Mulya, Direktur Public Affairs &Communications GoTo dalam keterangan resminya.




Ade menjelaskan bahwa semenjak awal kejadian, Gojek secaralangsung melakukan pendampingan untuk segera mendapat perawatan medis,pendampingan administrasi BPJS Mitra serta kebutuhan lainnya. Tak hanya itu,pihaknya juga akan mendampingi Teguh dalam proses hukum yang berlangsung.

“Kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak gunamenciptakan situasi kondusif pasca insiden agar mendukung jalannya prosesinvestigasi oleh pihak berwajib. Kami mendukung penuh proses hukum yang sedangberjalan dan berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti kasus ini sesuaiketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Gojek juga turut mendampingi keluarga korban denganmemberikan dana santunan hingga mitra dapat beraktivitas kembali. Hal inimenjadi komitmen perusahaan untuk menjaga keselamatan dan keamanan paramitranya.




“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga sertamemastikan pendampingan yang dibutuhkan bagi mitra driver agar mendapatkan hakdan perlindungan yang semestinya,” tambah Ade.

Sebelumnya, kejadian pemukulan ini bermula ketika Teguh akanmengantar pesanan dan berada di belakang mobil yang diduga dikemudikan olehanggota TNI. Ketika mobil hendak berbalik arah, Teguh kemudian membunyikanklakson sebagai tanda.

Namun, respon berbeda ternyata muncul. Pengemudi mobil–yangmerupakan anggota TNI justru turun dan langsung memukul wajah Teguh menggunakansiku. 

Korban kemudian mengalami luka dan memar hingga harus dibawake Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak, korban juga harus melakukan tindakan padabagian hidung karena mengalami patah tulang.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, ratusan pengemudiojek online kemudian mendampingi korban untuk mendatangi Markas Polisi Militer(Mapomdam) XII Tanjungpura di Jalan Rahadi Usman, Pontianak dan menuntut proseshukum pada oknum TNI yang melakukan pemukulan.