Ekspor Motor RI Turun 15 Persen, Imbas Perang Timur Tengah?

pada 2 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Ekspor motor utuh alias CBU (Completely Built Up) dari Indonesia di Maret 2026 ternyata terkoreksi. Mungkinkah ekspor yang menurun ini dikarenakan konflik di Timur Tengah?

Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan kalau pengiriman motor ke pasar global di bulan Maret 2026 cuma 48.970 unit.

Capaian ini cukup jauh dibanding Februari 2026 yang sukses ngirim 57.688 unit. Kalau dihitung-hitung, penurunannya sekitar 15,1 persen dari bulan sebelumnya.




Ternyata enggak cuma dari month-to-month saja yang loyo. Tapi kalau dibandingkan dengan Maret tahun lalu yang angkanya 49.998 unit, ekspor Maret tahun ini juga ikutan melorot tipis sekitar 2,1 persen.

Jika diakumulasi dari Januari sampai Maret, performa ekspor motor di Indonesia tahun 2026 masih cukup oke dengan total 159.582 unit.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, angka ini jauh lebih tinggi karena cuma mencapai 134.775 unit.





Jadi, secara akumulasi, ada kenaikan keren sekitar 18,4 persen. Ini bukti kalau permintaan global terhadap motor rakitan Indonesia tetap terjaga.

Sigit Kumala selaku Ketua Bidang Komersial AISI mengatakan kalau dinamika geopolitik dan ekonomi dunia turut memiliki dampak langsung terhadap kinerja industri otomotif, termasuk ekspor motor.

"Iya kan ada konflik di Timur Tengah, nah ini juga turut berdampak pada ekspor motor buatan Indonesia. Karena ada beberapa pabrikan yang ekspor ke wilayah tersebut," ujar Sigit kepadaUzone.idbelum lama ini.




Meskipun ada ketidakpastian secara geopolitik dan kondisi ekonomi global yang masih belum stabil yang dapat menghambat ekspor motor, sejauh ini trennya masih positif.

Sigit hanya berharap tidak ada peningkatan atau eskalasi dari kondisi geopolitik global yang terjadi saat ini.

"Target ekspor kurang lebih sama dengan 2025. Tidak berharap ada peningkatan signifikan karena kondisi geopolitik global juga belum mendukung," sebut Sigit.