Elon Musk Siap Blokir User yang Edit Foto Tak Senonoh Pakai Grok

Uzone.id—Huru-haraedit foto tak pantas menggunakan Grok AI di X turut menjadi perhatian khususpemilik platform, khususnya oleh Elon Musk. Setelah mendapatkan banyak laporandari pengguna, Elon Musk akhirnya turun tangan dan mengecam pengguna nakal yangmenyalahgunakan Grok AI untuk kepentingan pribadi (yang merugikan orang lain).
Dalam cuitannya, Elon Musk mengatakan bahwa tindakanmengedit foto yang tidak pantas apalagi tanpaconsentmerupakanpelanggaran dan akan mendapat hukuman yang setara dengan pelanggaran mengunggahkonten ilegal.
“Siapapun yang menggunakan Grok untuk membuat konten ilegalakan menghadapi hukuman seolah mereka mengunggah konten ilegal,” kata ElonMusk.
Lebih lanjut, dalam keterangan akun resmi keamanan X@Safety, X tak segan untuk menangguhkan bahkan memblokir secara permanen akunpengguna yang melakukan hal tersebut, khususnya kepada anak-anak.
“Kami akan menindak tegas konten ilegal di X, termasukkonten bermuatan pelanggaran seksual pada anak-anak (CSAM) dengan caramenghapus (postingan), menangguhkan secara permanen dan bekerja sama denganpemerintah dan pihak berwenang apabila dibutuhkan,” tulisnya.
Tak hanya pemblokiran, pengguna yang meminta Grok untukmengedit foto secara tidak pantas juga akan mendapat hukuman lain, terlebihuntuk pengguna yang berlangganan dimana akan dilakukan penonaktifan monetisasihingga penghapusan pembayaran dari X.
Sebelumnya, huru-hara mengenai editan tak pantas ini ramaidilakukan di X oleh akun-akun tidak bertanggung jawab. Mereka menggunakanbantuan Grok AI untuk mengedit foto pengguna lain dengan keyword bernadaseksual.
Prompt yang tidak pantas ini dilakukan tanpa consentsehingga bisa dilihat siapapun dan diikuti oleh pengguna lainnya. Parahnyalagi, beberapa akun malah sengaja mencuri foto dari pengguna lain sehinggapengguna asli tidak mengetahui foto mereka dijadikan objek tidak pantas.
Targetnya adalah pengguna yang memiliki foto pribadi merekadi X, bahkan foto profil pun menjadi mangsa dari tindakan tidak terpuji ini.Hal ini menyebabkan pengguna was-was dan takut foto mereka dijadikansebagai target.