Gagal Bangkitkan Orang Mati, Nabi Palsu di Ethiopia Ditangkap Polisi

Seorang pria asal Ethiopia yang mengaku sebagai nabi ditangkap polisi setelah diamuk warga. Pria bernama Getayawkal Ayele itu, mengaku mampu membangkitkan orang mati namun gagal membuktikannya.
Dilansir BBC pada Selasa (24/7), Ayele diketahui berprofesi sebagai pekerja kesehatan. Ia mendatangi keluarga mendiang Belay Biftu, yang meninggal di kota kecil Galilea, wilayah Oromia, Ethiopia.
Ayele meyakinkan keluarga mendiang, bahwa dirinya punya kemampuan menghidupkan orang yang sudah mati. Ia diduga mengatakan dapat membangkitkan Biftu seperti kisah kebangkitan Alkitabiah Lazarus yang dibawa kembali dari kematian oleh Yesus.
Keluarga yakin dengan ucapaan Ayele, dia lalu membongkar makam Belay dan melakukan semacam ritual. "Ayele berbaring di atas tubuh Biftu di dalam kuburan dan berteriak 'Belay, bangun' seperti itu," ujar petugas kepolisian setempat, Selasa (24/7).
Namun jenazah Belay tetap tak bergerak. Pihak keluarga histeris, bahkan ada yang mengamuk sambil menyerang Ayele si nabi palsu, sebelum akhirnya dilerai polisi.
Ada warga yang merekam aksi Ayele dan video itu menyebar lalu viral, hingga menimbulkan kecaman. “Menyalahgunakan mayat adalah kejahatan di bawah hukum Ethiopia,” kata petugas.