Gak Cuma Film, Netflix Siapkan Video Pendek Mirip TikTok

pada 1 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Netflix tengah bersiap-siap membawa pengalaman baru bagi pengguna mereka dengan menyiapkan fitur video vertikal mirip TikTok ke aplikasi mereka. Fitur ini dijadwalkan dirilis dalam waktu dekat, setelah sebelumnya diuji coba sejak tahun lalu.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa fitur tersebut telah diuji sejak tahun lalu dan bisa membantu pengguna menemukan podcast video, acara, dan film secara lebih efisien dan unik.

Ini menjadi langkah yang cukup berani bagi Netflix karena pada akhirnya, platform streaming satu ini juga ikut-ikutan menghadirkan fitur video pendek yang saat ini tengah mendominasi dunia digital.

Selain menyontek fitur TikTok, Netflix juga semakin agresif memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan sistem rekomendasi. Co-CEO Netflix, Gregory Peters, mengatakan kalau pihaknya terus melakukan peningkatan meskipun telah mengembangkan teknologi personalisasi selama dua dekade terakhir.

“Model rekomendasi baru ini tidak hanya meningkatkan personalisasi, tetapi juga memungkinkan kami berinovasi lebih cepat dan mendukung berbagai jenis konten dengan lebih efisien,” ujarnya dalam laporan kinerja kuartal pertama, dikutip dari TechCrunch.

Tidak hanya di sisi pengguna, Netflix juga akan menggunakan AI dalam proses produksi konten. Co-CEO Netflix lainnya, Ted Sarandos, menilai teknologi generatif AI (GenAI) dapat membantu kreator menghasilkan karya yang lebih baik.



“AI tidak akan menggantikan seniman, tetapi akan menjadi alat yang memperkuat kreativitas mereka dalam mewujudkan visi,” kata Sarandos.

Sebelumnya, Netflix telah mengakuisisi perusahaan teknologi berbasis AI milik aktor Ben Affleck, InterPositive yang dirancang khusus untuk industri perfilman. 

Netflix menyebutkan bahwa teknologi tersebut mulai menarik minat para kreator dan berpotensi mempercepat adopsi AI dalam proses produksi film dan serial.

Tak hanya itu, Netflix juga berencana memanfaatkan AI untuk meningkatkan performa iklan di platformnya. Perusahaan menargetkan pendapatan iklan mencapai USD3 miliar di tahun ini, dengan menghadirkan format iklan yang lebih personal dan interaktif.



Penggunaan AI yang semakin masif di platform Netflix ini sejalan dengan keputusan mereka yang pada akhirnya menaikkan harga langganan di Amerika Serikat di akhir bulan lalu untuk semua paket yang ada.

Meski begitu penggemar Netflix masih terus meningkat dimana hingga akhir 2025, Netflix tercatat memiliki 325 juta pelanggan berbayar di seluruh dunia.

Dari sisi bisnis, Netflix mencatat kinerja yang kuat di kuartal pertama 2026. Pendapatan perusahaan mencapai USD 12,25 miliar, naik 16,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih melonjak 83 persen menjadi USD 5,28 miliar.