Geber AI-RAN 6G, Nokia Diguyur Rp16,6 T oleh Nvidia

pada 7 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Nokia diguyur dana segar USD1 miliar atau setara Rp16,6 triliun oleh Nvidia. Melalui investasi ini, Nokia menerbitkan 166.389.351 lembar saham, dengan harga berlangganan USD6,01 per sahamnya.

Investasi ini memberikan Nvidia kepemilikan saham sebesar 2,90 persen di Nokia. Sementara di sisi Nokia, dana segar ini digunakan untuk mempercepat rencana strategis yang berfokus pada memajukan konektivitas terpercaya untuk siklus super AI.

Secara lebih spesifik, Nokia akan memprecepat pengembangan perangkat lunak RAN 5G dan 6G agar dapat berjalan pada arsitektur Nvidia.



"Lompatan berikutnya di dunia telekomunikasi bukan hanya dari 5G ke 6G—ini adalah desain ulang fundamental jaringan untuk menghadirkan konektivitas bertenaga AI, yang mampu memproses intelijen dari pusat data hingga ke edge," terang Presiden dan CEO Nokia, Justin Hotard.

Dana dari Nvidia juga akan dipakai untuk berinvestasi lebih kuat di pasar AI dan Cloud, terutama untuk solusi jaringan yang menyasar pusat data.

Selain investasi, Nokia dan Nvidia sepakat akan berkolaborasi dalam solusi jaringan AI, sekaligus menjajaki peluang untuk mengintegrasikan teknologi switching data center dan optik milik Nokia ke dalam arsitektur infrastruktur AI Nvidia di masa depan.

Kolaborasi kedua perusahaan kian lengkap, karena T-Mobile Amerika Serikat (AS) pun turut bergabung untuk menguji teknologi AI-RAN ini, sebagai bagian dari proses inovasi dan pengembangan 6G.

Uji coba diperkirakan akan dimulai pada tahun depan, dengan fokus pada validasi lapangan atas peningkatan kinerja dan efisiensi bagi pelanggan.

"Kemitraan kami dengan Nvidia, dan investasi mereka di Nokia, akan mempercepat inovasi AI-RAN untuk menempatkan pusat data AI di saku semua orang," jelas Justin.

"Kami bangga dapat mendorong transformasi industri ini bersama Nvidia, Dell Technologies, dan T-Mobile AS. Penerapan AI-RAN pertama kami di jaringan T-Mobile akan memastikan Amerika memimpin dalam konektivitas canggih yang dibutuhkan AI," tambahnya.



Di sisi lain, pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang menyebut bahwa kolaborasi mereka dengan Nokia akan menjadi revolusi besar bagi infrastruktur telekomunikasi.

"Dibangun di atas Nvidia CUDA dan AI, AI-RAN akan merevolusi telekomunikasi—sebuah pergeseran platform generasi baru yang memberdayakan Amerika Serikat untuk mendapatkan kembali kepemimpinan global dalam teknologi infrastruktur vital ini," ucapnya.

"Bersama Nokia dan ekosistem telekomunikasi Amerika, kami menyalakan revolusi ini, membekali operator untuk membangun jaringan cerdas dan adaptif yang akan menentukan konektivitas global generasi berikutnya," tutup Jensen.