Gemini AI Makin Canggih, Kini Bisa Bikin Musik Cuman Pakai Teks Saja

pada 4 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Persaingan antarchatbot AI semakin seru nih! Kali ini giliran Google yang memperluas kemampuanGemini AI dengan menambahkan fitur pembuat musik ke chatbot tersebut.

Dengan adanya fitur ini, kalian bisa membuat lagu hanyadengan mendeskripsikan lagu yang kalian inginkan, mulai dari melodi, lirik,jenis musik, jenis alatnya hingga judul lagunya. Semakin rinci deskripsinya,semakin tepat pula musik yang dihasilkan.

Google menggunakan model AI bernama Lyria 3 yang merupakanbagian dari Google DeepMind. Karena baru diumumkan, fitur ini sendiri masihtersedia dalam versi beta dan sepertinya baru bisa dinikmati beberapa penggunasaja.

“Lyria 3 adalah pembuat musik berteknologi AI fidelitastinggi dari Gemini yang mengubah perintah teks atau gambar Anda menjadi lagu 30detik, lengkap dengan instrumen, vokal, dan lirik. Ubah momen lucu, perasaantertentu, atau bahkan foto menjadi soundtrack kustom,” kata Google dalamketerangan resminya, Kamis, (19/02).




Pembaruan ini memperluas alat kreatif Gemini AI selainpembuatan gambar dan video, memberikan opsi bagi pengguna untuk mengubah idemereka menjadi musik dalam hitungan detik.

Seperti penjelasan Google, pengguna nantinya dapatmendeskripsikan genre, suasana hati, atau konsep, dan sistem akan menghasilkanlagu berdurasi 30 detik dengan lirik atau elemen instrumental yang disesuaikandengan permintaan tersebut.

Tak hanya itu, Lyria 3 juga mampu membuat lirik otomatis,sehingga pengguna tidak perlu menulis lirik sendiri. Model ini juga diklaimmemiliki kemampuan untuk menciptakan musik dengan fleksibilitas yang cukuptinggi sehingga mampu menghasilkan aransemen yang lebih kompleks.

Google menyatakan bahwa semua audio yang dihasilkan diaplikasi Gemini dilengkapi dengan SynthID, watermark tak terlihat yangdigunakan untuk mengidentifikasi konten buatan AI sehingga tidak tertukar atautidak sama dengan konten original.




Nah, untuk fitur ini sendiri, pengguna bisa melakukannyadalam dua cara utama yaitu menggunakan prompt teks dan gambar.

Prompt teks sebagai perintah untuk menciptakan lagu mulaidari genre hingga lirik dan gambar untuk memandu suasana musik dan lirik agarmemiliki makna yang dalam dan sesuai keinginan dan gambaran pengguna.

Setiap lagu nantinya akan dilengkapi dengan sampul khususyang dihasilkan oleh Nano Banana, dan pengguna bisa mengunduh hasilnya ataumembagikannya melalui tautan ke pengguna lain.

Agar semakin memudahkan pengguna untuk membagikan hasil darimusik AI, Lyria 3 juga diintegrasikan ke dalam fitur Dream Track di YouTubeuntuk membantu kreator membuat musik Shorts yang sesuai dengan konten mereka.Saat ini, integrasi tersebut hanya tersedia di Amerika Serikat saja.

Lalu, bagaimana dengan hak ciptanya?

Soal hak cipta, Google menyebut mereka sudah bekerja samadengan komunitas musik selama pengembangannya dan berupaya mengatasikekhawatiran berbagai pihak terkait hak cipta saat melatih Lyria 3. 

Google pun mengklaim kalau lagu-lagu yang dihasilkanditujukan untuk ekspresi orisinal, bukan untuk meniru artis tertentu. Jikanantinya prompt menyebut nama artis, sistem akan menafsirkannya sebagaiinspirasi gaya secara umum, bukan tiruan langsung.

Saat ini, semua pengguna bisa mencoba fitur Lyria 3 ini diaplikasi Gemini AI versi desktop dan akan menyusul untuk aplikasiseluler. 

Semenatra itu, Google membatasi akses ini untuk penggunaanak-anak dan hanya tersedia untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas saja. Saatini sudah ada berbagai bahasa, termasuk Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis,Hindi, Jepang, Korea, dan Portugis.