Gol Injury Time Barkley Buyarkan Kemenangan United di Markas Chelsea

pada 8 tahun lalu - by
Advertising
Advertising

Tren tanpa kekalahan Chelsea di Premier League 2018/19 masih berlanjut. Menghadapi Manchester United pada pekan kesembilan di Satamford Bridge, Sabtu (20/10/2018) malam WIB, Chelsea menahan imbang tamunya dengan skor 2-2.

Chelsea unggul lebih dulu lewat Antonio Rudiger di menit 21, tapi United membalas dua gol via Anthony Martial di menit 55 dan 73. Kemenangan di depan mata United buyar lantaran gol Ross Barkley di menit 90+5. Tambahan satu poin membuat Chelsea untuk sementara memuncaki klasemen dengan koleksi 21 poin, sedangkan United naik ke posisi delapan dengan 14 poin.

Maurizio Sarri tak mengubah pakem dasar Chelsea dengan menurunkan trisula Alvaro Morata, Eden Hazard, dan Willian dalam formasi 4-3-3. Ia memilih Mateo Kovacic untuk ditandemkan dengan Jorginho dan N'Golo Kante sebagai penopang lini tengah.

Untuk meredam pakem menyerang dari Chelsea, Jose Mourinho membalut United dengan skema dasar 4-2-3-1. Romelu Lukaku yang didapuk sebagai penyerang seorang diri, ditopang oleh Marcus Rashford, Juan Mata, dan Anthony Martial. Sedangkan Paul Pogba dan Nemanja Matic jadi metronom di tengah.

Jalannya pertandingan di awal babak pertama lagsung tersaji dengan ketat. Baik United maupun Chelsea sama-sama menerapkan pressing hingga daerah pertahanan lawan. Kendati begitu, Chelsea tetap bisa mengontrol jalannya laga berkat penerapan umpan-umpan pendek satu-dua, berbeda dengan United yang cenderung melakukandirect pass.

Chelsea mendapat tiga kali percobaan dalam kurun waktu menit ketiga sampai 11 dari Kovacic, Kante, dan Willian, kendati belum ada yang mengarah langsung kepada David de Gea. Setelahnya, Chelsea cukup kesulitan menembus kotak penalti United, terutama dari sisi Hazard di sebelah kiri yang terus dijaga berlapis.

Setelah serangan dari skema terbuka kerap bisa dipatahkan, Chelsea akhirnya membuka keunggulan di menit ke-20 melalui skema bola mati. Berawal dari sepak pojok Willian, Rudiger yang lolos dari penjagaan Pogba menyambut bola dengan sundulan yang tak bisa diselamatkan De Gea.

Setelah gol ini, jalannya pertandingan bisa dibilang membosankan. United lebih banyak bertahan dan mencoba memutus aliran bola Chelsea. Sementara Chelsea sendiri terus kesulitan menembus kotak penalti dari berbagai sisi, karena ada 10 pemain United berjaga di daerah pertahanannya sendiri.

Tercatat hanya tembakan Morata yang melebar dan sepakan Willian yang diblok Luke Shaw, sebagai dua percobaan Chelsea di sisa waktu babak pertama. Sedangkan, United sama sekali tidak melepaskan percobaan. Alhasil, babak pertama ditutup untuk keunggulan tuan rumah 1-0.

 

 

Babak kedua masih dimulai dengan penguasaan bola oleh Chelsea. Dua percobaan mengarah gawang langsung didapatkan olehThe Bluesdalam kurun waktu menit 46-48 via Hazard dan Morata, tetapi upaya mereka masih bisa dimentahkan oleh De Gea.

Lepas menit 50, United akhirnya bisa keluar dari tekanan dan mendapat percobaan mengarah gawang pertama di laga ini lewat tendangan bebas Mata di menit 55. Bola bisa ditepis Kepa Arrizabalaga, tetapi bola liar dimanfaatkan Martial untuk menyamakan kedudukan lewat tendangan voli yang tak bisa dibendung sang penjaga gawang.

Setelahnya, United bermain lebih cair dan bisa keluar dari tekanan Chelsea. Meski gawang mereka sempat terancam lewat sundulan David Luiz dan sepakan Kante, United justru mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1 di menit 73 via gol kedua Martial seusai memanfaatkan umpan Rashford.

Mourinho kemudian menghabiskan jatah pergantian pemain dengan memasukkan Alexis Sanchez, Ander Herrera, dan Andreas Pereira. Begitu pun Sarri yang memasukkan Barkley, Pedro Rodriguez, dan Olivier Giroud.

Namun, keputusan Sarri nyatanya lebih tepat dan membuahkan hasil. Barkley membuyarkan kemenangan di depan mata United di masainjury timedengan memanfaatkan bola muntah sundulan Rudiger. Gol ini akhirnya membuat United dan Chelsea harus puas berbagi satu angka.