Google Translate Genap 20 Tahun, Kasih Kado Fitur Baru Berbasis AI

pada 2 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Platform penerjemahmilik Google, Google Translate, kini resmi berusia 20 tahun alias 2 dekade pada28 April 2026 kemarin.

Diluncurkan pertama kali pada 2006 silam, ternyata aplikasi ini awalnya hadir sebagai eksperimen sederhana dari Google. Seiringdengan berjalannya waktu, aplikasi ini semakin berkembang pesat dan saat inisudah mendukung sekitar 250 bahasa di seluruh dunia.

Gak cuma kaya bahasa, Google Translate ini juga punya peranluas karena telah menjangkau sekitar 95 persen populasi di dunia. Ini artinya,sekitar 7,8 miliar jiwa di seluruh dunia hampir pernah menggunakan aplikasiyang satu ini.






Melansir dari GSMArena, Rabu, (29/04), Google mengungkapkanlebih dari 1 miliar orang menggunakan Google Translate setiap bulannya. 

Tak hanya itu, layanan ini menerjemahkan lebih dari 1triliun kata setiap bulan, menunjukkan besarnya peran platform ini dalamkomunikasi lintas bahasa di seluruh dunia.

Google Translate ini juga mencatat kurang lebih 60 ribupasangan bahasa, dimana pasangan bahasa yang paling sering digunakan adalahInggris ke Spanyol. Sementara itu, frasa yang paling banyak diterjemahkan olehpengguna adalah “thank you”.

Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-20 ini, Googlepun menghadirkan fitur baru sebagai kado 2 dekade mereka. Fitur ini pun jadisalah satu yang paling dinantikan para pengguna.

Menunggu 20 tahun, latihan pengucapan ataupronunciationpracticeakhirnya tersedia. Fitur ini memungkinkan pengguna melatih caraberbicara dalam bahasa asing dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).





Fitur tersebut saat ini mulai digulirkan di aplikasi GoogleTranslate versi Android saja dan baru tersedia di beberapa negara sepertiAmerika Serikat dan India. Untuk tahap awal, fitur ini mendukung tiga bahasa,yakni Inggris, Spanyol, dan Hindi.






AI milik Google ini akan menganalisis cara pengguna dalamberbicara dan memberikan masukan secara langsung terkait bagian pengucapan yangperlu diperbaiki. Dengan begitu, pengguna dapat melatih pelafalan hinggaterdengar lebih natural dan sesuai.

Google menyebut bahwa teknologi AI yang digunakan juga mampumemahami idiom yang kompleks, bahasa gaul lokal, hingga konteks halus dalamberbagai bahasa. Hal ini membuat pengalaman belajar bahasa menjadi lebihrelevan dengan situasi nyata.

Dengan tambahan fitur ini, Google Translate akhirnya tidakhanya berfungsi sebagai alat penerjemah saja tapi juga semakin meluas menjadiplatform pembelajaran bahasa yang lebih interaktif dan praktis.

Selamat ulang tahun, Google Translate!