GoTo Dapat Pinjaman Dana Rp4,65 T untuk Modal Kerja dan Investasi

pada 8 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— GoTo Group mengumumkan telah mendapatkan fasilitas pinjaman berjangka baru senilai Rp4,65 triliun dengan tenor empat tahun ke depan. Pinjaman ini diberikan oleh PT Bank DBS Indonesia dan United Overseas Bank Limited yang bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers.

Simon Ho, Chief Financial Officer GoTo, mengatakan bahwa dana segar ini akan memperkuat posisi keuangan perusahaan sekaligus memberikan fleksibilitas tambahan. 

“Kami senang mendapatkan dukungan dari mitra perbankan kami, dan fasilitas ini mencerminkan keyakinan terhadap kekuatan serta ketahanan bisnis GoTo untuk terus mendorong pertumbuhan di masa mendatang,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Uzone.id, Jumat, (19/09).



GoTo berencana menggunakan pinjaman dana ini untuk melunasi sisa pinjaman dari fasilitas yang disepakati pada November 2022, dengan saldo terutang sebesar Rp467 miliar per Juni 2025. 

Sisa dana lainnya kemudian akan dialokasikan untuk kebutuhan korporasi umum, investasi, dan modal kerja guna mendorong pertumbuhan perusahaan.

Menjadi salah satu bank yang memberikan pinjaman, Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Anthonius Sehonamin menjelaskan bahwa kemitraan ini selaras dengan peran DBS sebagai mitra pertumbuhan bisnis di era digital.

Ia juga menyebut bahwa kolaborasi ini tidak hanya memperkuat usaha GoTo, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian bangsa nantinya.

“Kami senang dapat bermitra dengan GoTo dalam mendukung perjalanan pertumbuhan bisnis mereka. Kolaborasi ini mencerminkan peran Bank DBS Indonesia sebagai mitra terpercaya untuk pertumbuhan bisnis, dengan menghadirkan solusi finansial inovatif yang mendorong perekonomian digital Indonesia,” katanya. 



Sementara itu, Wholesale Banking Director PT Bank UOB Indonesia, Harapman Kasan, menambahkan bahwa pihaknya sudah mendukung GoTo sejak pemberian pinjaman pertama pada 2020.

Adanya fasilitas ini menegaskan pentingnya kemitraan jangka panjang dengan korporasi terkemuka seperti GoTo untuk mendorong kemajuan sektor digital di Indonesia.

“Fasilitas ini menegaskan pentingnya membangun kemitraan jangka panjang dengan korporasi terkemuka seperti GoTo untuk mendorong kemajuan berkelanjutan sektor digital di Indonesia,” tuturnya.