Hati-hati! Modus Penipuan Pesan di Whatsapp Makin Marak

pada 3 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Modus penipuan WhatsApp semakin marak terjadi. Platform komunikasi yang awalnya digunakan untuk bertukar kabar kini menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber yang mengincar data pribadi hingga rekening korban. 

Kini bukan hanya soal tawaran hadiah atau link palsu, tetapi berbagai macam pesan penipuan di Whatsapp yang terkadang sulit dikenali. Bahkan, pesan yang terlihat meyakinkan sering kali sebenarnya merupakan pintu masuk pencurian akun atau uang.

Selain itu, meningkatnya aktivitas digital juga membuat WhatsApp rentan disalahgunakan. Modus terbaru bahkan menggunakan pesan yang tampak normal agar korban tidak curiga sebelum akhirnya diarahkan ke jebakan digital. 

Modus Penipuan WhatsApp yang Paling Sering Terjadi

  1. Penipuan Menyamar Kurir Paket

Penipuan berbasis kurir paket ini sedang marak terjadi. Modusnya ditandai dengan pelaku penipuan menyamar menjadi kurir paket dengan memberikan informasi pesanan yang telah di checkoutoleh calon korban. 

Setelah itu, penipu mengelabui calon korban dengan modus paketnya tertukar dan memberikan kompensasi dengan cara mengirim file apk ataupun meminta calon korban untuk memindai barcode dan memasukkan informasi akun bank.

  1. Undangan Pernikahan Palsu

Aksi penipuan yang satu ini memiliki modus mengirimkan pesan whatsapp yang seolah-olah kerabat lamanya. Lalu, pelaku kerap mengirim file APK secara acak ke nomor target. 

Jika file diunduh dan mengizinkan akses APK tersebut maka perangkat bisa diambil alih tanpa disadari. Strategi ini menjadi ancaman serius karena banyak pengguna belum memahami risiko memasang aplikasi dari sumber tidak resmi. 

Dalam banyak kasus, akses tersebut memungkinkan pelaku membaca pesan, mengambil data, bahkan menguras rekening.

  1. Link Phising Berkedok Hadiah

Salah satu modus penipuan WhatsApp terbaru adalah pesan yang mengatasnamakan platform resmi dan menawarkan hadiah besar. Korban diminta menekan tautan tertentu untuk mengklaim hadiah tersebut. Padahal, tautan itu diduga merupakan jebakan phishing yang bertujuan mencuri akun pengguna. 

  1. Penipuan OTP dan Kode Verifikasi

Penipu sering berpura-pura menjadi teman atau keluarga yang membutuhkan kode verifikasi. Setelah kode diberikan, akun korban dapat dikendalikan sepenuhnya.

Kasus serupa juga terjadi pada penipuan grup, di mana pelaku menyamar sebagai orang yang dikenal untuk meminta passcode dan kemudian membajak akun.

  1. Investasi dan Lowongan Kerja Palsu

Skema investasi palsu menjadi salah satu metode yang banyak digunakan jaringan kriminal. Korban biasanya diminta menyetor dana awal dengan janji keuntungan besar.

  1. Video Call

Salah satu ciri penipuan Whatsapp berikutnya ialah diajak video call“konten dewasa”. Penipu akan merekam aksi tersebut kemudian memeras korban dengan ancaman video tersebut akan disebar di platform tertentu.

Ciri-ciri Pesan WhatsApp yang Perlu Diwaspadai

Penipuan WhatsApp seringkali memiliki pola yang sama. Mengenali tanda awal dapat mencegah kerugian besar. Beberapa pesan mencurigakan biasanya menawarkan hadiah, meminta OTP, atau berpura-pura menjadi kerabat yang sedang membutuhkan uang. 

Selain itu, penipu dikenal memanfaatkan emosi seperti ketakutan atau keserakahan agar korban segera mengambil keputusan tanpa berpikir panjang. Secara umum, tanda bahaya meliputi:

  • Pesan mendesak yang meminta tindakan cepat
  • Tautan dengan alamat tidak dikenal
  • Permintaan data pribadi atau kode verifikasi
  • Profil pengirim terlihat tidak konsisten

Cara Menghindari Penipuan WhatsApp

Menghadapi modus penipuan WhatsApp membutuhkan kombinasi kewaspadaan dan kebiasaan digital yang sehat. Beberapa langkah penting meliputi:

  1. Jangan klik tautan mencurigakan: Pesan yang bukan berasal dari sumber resmi berpotensi menjadi phishing
  2. Hindari membagikan kode verifikasi: Kode OTP adalah kunci akses akun dan tidak boleh diberikan kepada siapa pun. 
  3. Verifikasi identitas pengirim: Jika pesan datang dari kontak dikenal namun terasa janggal, lakukan konfirmasi melalui panggilan suara atau video. 
  4. Waspadai pesan yang terlalu menggiurkan: Hadiah besar atau keuntungan cepat sering digunakan sebagai umpan. 

Oleh karena itu, pengguna perlu hati-hati apabila ada pesan yang mencurigakan dari nomor yang tidak dikenal. Pastikan cek nomor dan identitasnya tersebut sebelum melakukan tindakan tertentu.