Ilmuwan Klaim Pernah Berhasil Melahirkan Persilangan Simpanse-Manusia

pada 8 tahun lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Seorang ilmuwan telah mengklaim bahwa humanzee pernah lahir di laboratorium Amerika Serikat 100 tahun lalu.

Sayangnya, humanzee yang berarti persilangan antara manusia dengan simpanse itu harus dibunuh karena dokter yang menangani panik.

Itulah pernyataan yang disampaikan psikolog evolusioner dan profesor University of Albany, Gordon Gallup.

Gallup, yang mengembangkan 'self-recognition' sebuah test cermin terkenal yang membuktikan bahwa primata dapat mengenali bayangan mereka sendiri, menciptakan istilah 'humanzee' yang mengacu pada ikatan silang manusia-simpanse.

"Salah satu kasus yang paling menarik melibatkan upaya yang dilakukan kembali pada tahun 1920 di pusat penelitian primata pertama yang didirikan di AS di Orange Park, Florida," kata Dr Gallup kepada Thesun, seperti dikutip Uzone.id

Gallup mengatakan mereka melakukan percobanan dengan seekor simpanse betina dengan air mani manusia dari donor yang tidak diketahui dan mengklaim tidak hanya kehamilan itu terjadi tapi kehamilannya berjalan penuh, serta sukses melahirkan.

"Tapi dalam hitungan hari, atau beberapa minggu, mereka mulai mempertimbangkan pertimbangan moral dan etis dan bayi itu dibunuh,” katanya.


Dr Gallup mengatakan profesor tersebut bekerja di Yerkes sebelum pusat penelitian tersebut pindah ke Emory University di Atlanta, Georgia pada tahun 1930.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa rumor itu benar adanya. Dan dia ilmuwan yang kredibel dengan sendirinya." tambahnya.

Humanzee dikenal sejak tahun 1970an setelah munculnya simpanse yang dikenal sebagai Oliver, seekor simpanse botak yang berjalan di kaki belakangnya.

Meskipun mengklaim bahwa Oliver adalah hibrida simpanse manusia, tes kemudian membuktikan bahwa hewan itu bukan manusia biasa.

Ahli biologi Rusia Ilya Ivanov, pada 1920-an, mencoba dan gagal menciptakan tentara super Soviet menggunakan sperma manusia dan simpanse betina.

Kasus lain yang dilaporkan terjadi di China pada tahun 1967 di mana primata betina hamil dengan hibrida manusia, namun meninggal karena diabaikan setelah para ilmuwan lab terpaksa meninggalkan proyek tersebut.

Gallup mengklaim bahwa manusia dapat disilangkan dengan kera lain dan bukan hanya simpanse.

“Semua bukti yang ada baik fosil, paleontologis dan biokimia, termasuk DNA itu sendiri, menunjukkan bahwa manusia juga dapat berkembang biak dengan gorila dan orangutan,' tandasnya.